SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

SHARE: SURAT TERBUKA UNTUK SELURUH ANGGOTA IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI)

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah memposting surat terbuka untuk seluruh member di Whatsapp Group IDI Karawang. Pada kesempatan ini, saya tergerak untuk membaginya di laman Facebook ini, agar bisa diapresiasi oleh lebih banyak orang lagi.

Tapi sebelumnya, agar lebih memahami tujuan serta isinya, saya coba berikan sedikit pengantar, yang ditutup dengan lampiran surat tersebut di bagian akhir. Semoga bermanfaat.

PENCEGAHAN, PENCEGAHAN, DAN PENCEGAHAN

Semua ahli kedokteran sepakat, bahwa hal yang paling penting untuk menuju kesehatan yang paripurna adalah upaya PENCEGAHAN penyakit.

“Prevention is better than cure…”
(Dutch Proverb)

Saat ini, metode pencegahan penyakit di dunia kedokteran meliputi:
Diet, olahraga, pola hidup sehat, dan minum obat.

Semua metode di atas terbukti lewat banyak penelitian EFEKTIF dalam mencegah berbagai penyakit, namun dengan satu syarat. Apa syaratnya? Efektif asal dapat konsisten dijalankan seumur hidup. Mengapa seumur hidup? Karena program pencegahan penyakit adalah usaha yang harus dilaksanakan sepanjang usia oleh setiap orang.

Kita tidak bisa mencegah terjadinya penyakit gula darah pada pasien pra-diabetes misalnya, dengan berolahraga teratur dan melaksanakan diet sehat hanya untuk 1-2 tahun misalnya. Intinya, program pencegahan penyakit apapun harus bisa dijalankan terus menerus seumur hidup, terutama oleh mereka yang memiliki risiko tinggi.

PERTANYAAN BESAR PERTAMA

Apakah berbagai metode di atas dapat dilaksanakan kebanyakan orang secara disiplin dalam jangka waktu yang panjang?

Berbagai literatur membuktikan betapa rendahnya tingkat kepatuhan pasien (pada penyakit apapun) dalam hal menjalankan program diet, olahraga, atau minum obat teratur dalam jangka panjang.

(lengkapnya bisa dibaca di link berikut ini:

Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1790172414567534

Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1791755641075878)

Salah satunya adalah penelitian berikut:

Factors affecting therapeutic compliance: A review from the patient’s perspective. Jing Jin, et al. Ther Clin Risk Manag. 2008 Feb; 4(1): 269–286.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2503662/)

Para penulisnya melakukan telaah kepustakaan tentang kepatuhan terapi dari 2095 penelitian sejak tahun 1970 hingga 2005 di berbagai jurnal kedokteran yang terdapat di Medline. Terungkap (dari lebih 100 penelitian terpilih) bahwa kepatuhan minum obat pada penyakit kronis rata-rata mencapai tidak lebih dari 40-50%. Sementara kepatuhan pada perubahan gaya hidup (diet dan olahraga) malah jauh lebih rendah. Rata-rata hanya 20-30% pasien saja yang bisa disiplin berolahraga dan melaksanakan diet yang sehat dan ketat dalam waktu yang lama.

Hal ini menyebabkan dunia kedokteran mengalami kesulitan menghambat peningkatan berbagai penyakit berat dan kronis seiring bertambahnya usia, bila hanya mengandalkan diet, olahraga, dan obat-obatan.

Padahal berbagai upaya pencegahan di atas hampir selalu disarankan oleh para tenaga kesehatan, lengkap dengan berbagai inovasi untuk meningkatkan kepatuhan para pasien dalam menjalankannya.

Gambar-gambar dari data statistik di bawah ini menunjukkan hal tersebut, di mana seiring bertambahnya usia, berbagai penyakit kronis malah semakin bertambah angka kejadiannya.

ADAKAH CARA YANG LEBIH MUDAH?

Ray Kurzwell, Chief Enginer Google, peraih penghargaan tertinggi di bidang teknologi dari tiga presiden Amerika Serikat, mengatakan:
“Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan CARA PALING SEDERHANA yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

Dokter kepresidenan Amerika Serikat, seorang internist-kardiologis terkemuka, Dr. Gerald Bresnahan mengatakan:
“Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

PERTANYAAN KEDUA

Apa sih motivasi saya terus menerus memperkenalkan manfaat air alkali ke semua pasien saya, kepada para sejawat, dan kepada seluruh khalayak dan masyarakat secara umum? Apa karena komisi marketingnya yang menggiurkan, atau mengejar potensi pasif-income dari bisnisnya?

Nggak juga yah, karena:

“Sesungguhnya rizki akan mengejar seorang hamba seperti ajal mengejarnya.”
(HR. Ibnu Hibban, dihasankan oleh syekh Al Bani)

Sebenarnya motivasi utamanya ada di hadist di bawah ini. Insya Allah.

“Mohonlah kepada Allah kesehatan. Sesungguhnya karunia yang lebih baik sesudah keimanan adalah kesehatan.”
(Hadist Riwayat Ibnu Majah)

Moga-moga kelak, di hari di mana tidak ada syafaat kecuali dari-Nya, saya tidak akan dimintai pertanggungjawaban oleh semua orang yang saya kenal, karena tidak membagikan ilmu tentang air alkali yang dititipkan-Nya kepada saya, untuk membantu mereka dan keluarganya hidup lebih sehat.

“Ya Allah sungguh telah aku sampaikan. Ya Allah saksikanlah…”

————————————————-

MIMPI BESAR MEMASYARAKATKAN AIR ALKALI DI KARAWANG
(Surat Terbuka untuk Seluruh Anggota IDI Karawang)

Aswrb. Izin share buat seluruh temen sejawat IDI Karawang.

Sebelumnya, perkenalkan, nama saya Andi Pratama Dharma, dokter spesialis penyakit dalam, tinggal di Karawang sejak tahun 2009. Saat ini praktek di RS Lira Medika dan Klinik Khusus Penyakit Dalam Interna Medika.

Dengan tujuan dan cita-cita besar memasyarakatkan penggunaan air alkali untuk seluruh masyarakat Karawang, mohon izin untuk share mengenai manfaat air alkali dalam bidang kesehatan, khususnya di bidang preventive medicine.

Sejak bulan Mei 2016, di Klinik Khusus Penyakit Dalam Interna Medika, kami telah mengkombinasikan air alkali dengan obat-obatan yang biasa digunakan, terutama untuk berbagai pasien dengan penyakit yang menahun, seperti diabetes, hipertensi, jantung, maag kronis, berbagai penyakit autoimun, asma dan berbagai penyakit paru-paru, gagal ginjal dan batu ginjal, hepatitis dan berbagai kelainan liver, rematik, kolesterol, dll. Hasilnya ternyata sangat baik, dan dapat meningkatkan kualitas hidup para pasien serta menurunkan jumlah obat-obatan yang digunakan oleh pasien secara signifikan.

Dari studi literatur yang saya lakukan, ternyata manfaat terbesar dari air alkali justru bukan untuk pengobatan, tetapi untuk pencegahan penyakit.

Pendapat profesional saya setelah berpraktik sebagai Spesialis Penyakit Dalam selama 10 tahun terakhir, adalah bahwa air alkali ini bisa menjadi solusi sehat bagi seluruh rakyat Indonesia (dan pastinya masyarakat Karawang) dengan cara yang mudah, murah, efektif, efisien, namun sekaligus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Penggunaannya di Indonesia masih sangat terbatas, terutama di kalangan kedokteran, karena baru masuk ke Indonesia di tahun 2013. Di luar negeri sendiri, penggunaan air alkali telah disetujui DepKes Jepang sejak 1966, masuk ke Amerika Serikat sejak 2003, dan diakui organisasi kedokteran American Family Physician di tahun 2011.

Sebagai pengantar dan perkenalan awal, saya share di bawah ini video animasi pendek (3 menitan) mengenai manfaat air alkali untuk kesehatan.

10 Alasan Mengapa Harus Minum Air Alkali Setiap Hari
https://youtu.be/XucJa5RpmQE

Adapun artikel utama (ilmiah populer) mengenai dasar ilmiah (jurnal, artikel ilmiah, expert opinion) dan sejarah penggunaan air alkali (serta air Zam-Zam) di bidang kesehatan, mohon dipelajari di link ke tulisan saya di FB berikut ini:

Sejarah & Manfaat Air Alkali
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1793268440924598

Mohon saran dan masukannya.

Bila tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut, atau tertarik untuk menggunakannya di sarana kesehatan tempat sejawat berpraktek, silakan japri ke nomor ini.

Terima kasih banyak atas perhatian dan izin share-nya. Semoga bermanfaat untuk kesehatan seluruh keluarga.

NB: Bagi sejawat yang belum pernah dan ingin mencoba minum air alkali, tersedia air alkali gratis di klinik kami. BTK.

Sumber:

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO