SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

PENDAHULUAN

Diabetes Melitus (DM, atau dikenal di masyarakat sebagai penyakit gula atau kencing manis), adalah penyakit yang ditandai dengan gula darah yang tinggi, sebagai akibat adanya gangguan pada produksi ataupun kerja dari hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas.

Diabetes merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan di negara maju maupun berkembang seperti di Indonesia. Pada tahun 2011 saja, hampir 15 juta dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia (atau sekitar 5,7%) menderita diabetes. Di Amerika Serikat (AS), hampir 26 juta penduduknya menderita diabetes (8,3% dari seluruh populasi), yang telah mulai diderita bahkan sejak usia 20 tahun.

Berbagai komplikasi menakutkan dari penyakit ini telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, antara lain:
– penyakit jantung koroner, mulai serangan jantung hingga lemah jantung dengan gejala nyeri dada serta sesak nafas;
– stroke dengan gejala seperti lumpuh sebelah dan bicara rero;
– gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah seumur hidup;
– gangguan mata yang menyebabkan katarak hingga kebutaan;
– luka di kaki yang sulit sembuh hingga harus diamputasi;
– impotensi dan gangguan seksual; dan masih banyak lagi.

PENGELOLAAN DIABETES

Pengelolaan para diabetisi terangkum dalam apa yang disebut sebagai 4 pilar pengelolaan diabetes:
– diet yang disiplin
– olahraga teratur
– obat antidiabetes dan suntikan insulin, dan
– edukasi yang berkelanjutan.

Karena diabetes adalah penyakit yang belum dapat disembuhkan, keempat pilar tadi harus dilaksanakan terus menerus dengan konsisten sepanjang usia, selama hayat masih dikandung badan.

Bila dilakukan secara disiplin di bawah pengawasan dokter, para diabetisi dapat menjalani hidup yang normal dan mampu mencegah (atau setidaknya memperlambat) terjadinya berbagai komplikasi yang menakutkan di atas. Masalahnya, sebagian besar pasien mengalami kesulitan untuk terus menerus menjalankan keempat pilar tadi secara disiplin dan berkesinambungan.

AIR ALKALI & DIABETES

Sejak ditemukan mesin elektrolisis yang dapat merubah air biasa menjadi air alkali, penelitian mengenai manfaat air alkali semakin meluas di berbagai belahan dunia, salah satunya dalam mengelola pasien-pasien dengan gula darah yang tinggi.

Metode minum air alkali ini berpotensi menjadi pilar kelima yang mudah, murah, efektif, dan efisien dalam pengelolaan diabetes. Berikut ini beberapa penelitian mengenai manfaat air alkali pada penyakit diabetes, efeknya pada berbagai komplikasi diabetes, serta efek perlindungan air alkali pada pankreas, organ penghasil hormon insulin.

(Karena dihasilkan melalui proses elektrolisis, air alkali dikenal sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW), dan disebut juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW) karena mengandung banyak ion hidrogen yang memiliki fungsi sebagai antioksidan.

Artikel ilmiah pertama meneliti salah satu air alkali alami, yaitu air Zamzam (Natural Reduced Water) dan manfaatnya pada pasien-pasien diabetes.

JURNAL KE-1

Zamzam Water Ameliorates Oxidative Stress and Reduces HemoglobinA1c in Type 2 Diabetic Patients. Bambosa A, et al. J. Diabetes Metab. 2013.

JUDUL: Air Zam-zam menghambat stres oksidatif dan menurunkan kadar HbA1C pada pasien diabetes tipe 2.
KESIMPULAN: Air Zam-zam adalah air alkali alami yang dapat meningkatkan potensi antioksidan. Penelitian yang melibatkan 49 pasien diabetes selama dua bulan ini membuktikan bahwa pemberian air Zam-zam dapat meningkatkan kadar dan kapasitas antioksidan di dalam darah dan menurunkan kadar HbA1C (parameter rata-rata gula darah dalam tiga bulan terakhir) pada pasien-pasien diabetes secara bermakna.

JURNAL KE-2
Shirahata S et al. Advanced research on the health benefit of reduced water. Journal Trend in Food Science & Technology, 2012

“In Japan, research on functional water, especially on reduced water, is developing at a rapid pace. Reduced water such as electrochemically reduced water and natural reduced water can scavenge reactive oxygen species in cultured cells. Reduced waters are expected to have preventive and positive effects on oxidative stress-related diseases such as diabetes, cancer, arteriosclerosis, neurodegenerative diseases, and side effects of hemodialysis.”

(Di Jepang, penelitian tentang air fungsional, terutama air tereduksi, berkembang dengan pesat. Air tereduksi seperti air yang direduksi secara elektrokimia (electrolyzed reduced water) maupun tereduksi secara alami (natural reduced water) dapat menangkap senyawa oksigen reaktif (radikal bebas) pada kultur sel percobaan. Air tereduksi diharapkan memiliki efek pencegahan dan pengobatan pada berbagai penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif seperti diabetes, kanker, pengapuran pembuluh darah, penyakit saraf degeneratif, dan berbagai efek samping dari cuci darah.)

Penelitian 1:
Sebuah penelitian di Jepang pada 411 pasien diabetes tipe 2 (rata-rata berusia 71,5 tahun) yang minum 2 liter air alkali per hari, setelah minum selama 6 hari, sekitar 45% pasien menurun kadar gula darahnya secara bermakna. Kadar gula dan HbA1c juga terus membaik setelah minum air alkali dalam waktu yang lebih lama. Selain itu, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan kreatinin (fungsi ginjal) ikut membaik secara signifikan. Bila diminum terus dalam waktu yang lebih lama, jumlah partisipan yang mengalami perbaikan (dari 45% di minggu pertama) terus meningkat secara bermakna.

Penelitian 2:
Pada penelitian lain di First Central Hospital di China, setelah minum dua liter air alkali selama dua bulan, perbaikan gula darah yang signifikan dilaporkan terjadi pada 89% dari 65 pasien diabetes. Selain itu, sekitar 92% partisipan mengalami perbaikan pada kadar kolesterol darahnya.

Penelitian 3:
Sebuah uji klinis tersamar ganda di Universitas Hiroshima Jepang dilakukan pada 100 subjek yang dimulai di bulan November 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua liter air alkali yang diminum selama sepuluh bulan ternyata mampu menurunkan kadar glukosa darah puasa. Selain itu, para peneliti juga menemukan manfaat tambahan lain, yaitu penurunan tekanan darah, kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida; perbaikan fungsi liver, dan peningkatan kadar leptin secara bermakna (hormon yang salah satunya berfungsi menurunkan nafsu makan dan berat badan).

Penelitian 4:
Sebuah penelitian di “Shanghai Journal of Protective Medicine” tahun 2001 membuktikan bahwa minum air alkali selama 3-6 bulan dapat menurunkan kadar glukosa darah secara bermakna. Manfaat tambahan yang diperoleh adalah penurunan kadar kolesterol serta tekanan darah secara signifikan.

JURNAL KE-3
Kajiyama S et al. Supplementation of hydrogen-rich water improves lipid and glucose metabolism in patients with type 2 diabetes or impaired glucose tolerance. Nutrition Research, 2008.

JUDUL: Suplementasi hydrogen-rich water (HRW) memperbaiki metabolisme lemak dan glukosa pada pasien dengan diabetes tipe 2 dan toleransi glukosa terganggu (pra-diabetes)
KESIMPULAN: Sebuah penelitian acak tersamar ganda, dilakukan pada 30 pasien diabetes tipe 2 dan 6 pasien dengan TGT. Pemberian 900 ml air alkali (air kaya hidrogen) selama 8 minggu terbukti mampu menormalkan tes toleransi glukosa pada pasien pra-diabetes, selain juga memberikan manfaat tambahan mampu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan kadar asam lemak bebas, serta meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa suplementasi air alkali memberikan efek yang bermanfaat pada pencegahan diabetes tipe 2 dan resistensi insulin.

JURNAL KE-4
Gu HY et al. Anti Type 2 Diabetic Effect and Anti-oxidation Effect in Active Hydrogen Water Administration KK-Ay Mice; Anti-oxidation Effect and Anti Type 2 Diabetic Effect in Active Hydrogen Water. Medicine and Biology, 2006.

JUDUL: Efek antidiabetes dan antioksidasi pada pemberian air hidrogen aktif pada tikus percobaan.
KESIMPULAN: Air alkali (hidrogen aktif) yang diberikan selama 107 hari memiliki efek antioksidan dan dapat mengontrol kadar gula darah pada tikus percobaan dengan diabetes tipe 2.

JURNAL KE-5
Ohaski Y et al. Electrolyzed water reduces urinary protein excretion in the streptozotocin induced diabetic Dahl salt sensitive rats. The FASEB Journal, 2008.

JUDUL: Air alkali (ERW) menurunkan eksresi protein pada model tikus percobaan dengan diabetes.
KESIMPULAN: Air alkali (electrolyzed water) dapat mengurangi kerusakan ginjal dengan meningkatkan aktivitas antioksidan di dalam darah pada model tikus dengan diabetes.

JURNAL KE-6
Xiao X et al. Protective effects of hydrogen saline on diabetic retinopathy in a streptozotocin-induced diabetic rat model. Journal of Ocular Pharmacology and Therapeutics, 2012.

JUDUL: Efek proteksi air hidrogen pada diabetes retinopati pada model tikus percobaan dengan diabetes.
KESIMPULAN: Air hidrogen memiliki potensi dalam pengelolaan klinis dari diabetes retinopati (komplikasi mata/retina dari diabetes).

JURNAL KE-7
Luo ZL et al. Hydrogen-Rich Saline Protects against Ischemia/Reperfusion Injury in Grafts after Pancreas Transplantations by Reducing Oxidative Stress in Rats. Mediators Inflamm, 2015.

JUDUL: Air kaya hidrogen memberikan perlindungan terhadap kerusakan setelah transplantasi pankreas dengan mengurangi stres oksidatif pada tikus percobaan.
KESIMPULAN: Pengobatan dengan air alkali (air kaya hidrogen) mengurangi beratnya kerusakan pankreas pada tikus percobaan, kemungkinan dengan cara mengurangi stres oksidatif dan peradangan.

JURNAL KE-8
Chen J, et al. Hydrogen therapy may be a promising, safe and effective treatment for diabetic erectile dysfunction: a hypothesis. Alternative Medicine Studies, 2011.

JUDUL: Terapi hidrogen dapat menjadi terapi disfungsi ereksi akibat diabetes yang menjanjikan, aman, dan efektif: sebuah hipotesis
KESIMPULAN: Banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa molekul hidrogen memiliki efek proteksi terhadap kerusakan akibat stres oksidatif, yang memegang peranan penting dalam disfungsi ereksi akibat diabetes. Selain itu molekul hidrogen sebagai antioksidan juga dapat secara bermakna menurunkan produksi radikal bebas dan memperbaiki fungsi ereksi. Karena itu, para peneliti mengajukan hipotesis bahwa terapi hidrogen dapat menjadi terapi disfungsi ereksi akibat diabetes yang menjanjikan, aman, dan efektif dengan cara mengurangi produksi radikal bebas.

JURNAL KE-9
Feng Y et al. Hydrogen-rich saline prevents early neurovascular dysfunction resulting from inhibition of oxidative stress in STZ-diabetic rats. Curr Eye Res, 2013.

JUDUL: Air kaya hidrogen mencegah disfungsi neurovaskuler (pembuluh darah serabut saraf) dengan cara menghambat stres oksidatif pada model tikus percobaan dengan diabetes (retinopati diabetikum).
KESIMPULAN: Retinopati diabetikum meningkatkan stress oksidatif, yang menyebabkan toksisitas pada saraf dan gangguan pembuluh darah. Air kaya hidrogen memiliki sifat antioksidan, anti radang, dan menekan kerusakan akibat stres oksidatif. Penelitian ini membuktikan bahwa air alkali dapat memperbaiki fungsi retina, mengurangi kerusakan jaringan retina, menurunkan stres oksidatif, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, dan memelihara kadar senyawa yang bersifat protektif pada model tikus percobaan dengan retinopati diabetikum. Disimpulkan bahwa air kaya hidrogen memiliki potensi berharga sebagai modalitas terapi dalam pengelolaan gangguan retina akibat diabetes.

JURNAL KE-10
Kim MJ et al. Anti-diabetic effects of electrolyzed reduced water in streptozotocin-induced and genetic diabetic mice. Life Sci. 2006.

JUDUL: Efek antidiabetes dari electrolyzed reduced water (ERW) pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin maupun tikus bergenetik diabetes.
KESIMPULAN: ERW secara bermakna menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki toleransi glukosa pada tikus diabetes, baik model tikus yang secara genetik menderita diabetes maupun yang diberikan toksin streptozotocin sehingga menderita diabetes. Selain itu ERW juga dapat meningkatkan secara signifikan kadar insulin dalam darah pada tikus yang secara genetik menderita diabetes. Perbaikan kadar gula darah diperkirakan terjadi peningkatan sensitivitas insulin maupun pelepasan insulin dari pankreas. Data ini menunjukkan bahwa ERW dapat berfungsi sebagai obat anti diabetes oral yang efektif dan diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme kerjanya dalam menurunkan gula darah.

JURNAL KE-11
Li Y et al. Suppressive effects of electrolyzed reduced water on alloxan-induced apoptosis and type 1 diabetes mellitus. Cytotechnology. 2011.

JUDUL: Efek supresi dari electrolyzed reduced water (ERW) pada apoptosis yang diinduksi alloxan dan diabetes tipe 1
KESIMPULAN: Alloxan menghasilkan senyawa reaktif oksigen (radikal bebas) menyebab diabetes tipe 1 pada binatang percobaan akibat kerusakan ireversibel pada sel beta pankreas yang menghasilkan insulin. ERW terbukti mencegah fragmentasi DNA akibat alloxan dan melindungi sel beta pankreas di fase sel su-G1. Kadar gula darah pada tikus diabetes yang diinduksi alloxan juga menurun secara bermakna bila diberi minum dengan ERW. Hal ini membuktikan bahwa ERW dapat mencegah apoptosis (bunuh diri sel) dari sel beta pankreas dan berkembangnya gejala diabetes tipe 1 pada tikus dengan menurunkan radikal bebas yang diinduksi oleh toksin alloxan.

AIR ALKALI, DIABETES, & RADIKAL BEBAS
Para pakar diabetes dunia telah memahami mengenai peranan penting radikal bebas pada pengaturan gula darah serta dalam berkembangnya berbagai komplikasi diabetes. Berikut ini petikan dari salah satu abstrak penelitian mengenai hubungan radikal bebas dengan diabetes:

THE ROLE OF OXIDATIVE STRESS AND ANTIOXIDANTS IN DIABETIC COMPLICATIONS.

Matough FA et al. Sultan Qaboos Univ Med J. 2012.

“Diabetes is considered to be one of the most common chronic diseases worldwide. There is a growing scientific and public interest in connecting oxidative stress with a variety of pathological conditions including diabetes mellitus (DM) as well as other human diseases. Previous experimental and clinical studies report that oxidative stress plays a major role in the pathogenesis and development of complications of both types of DM. On the one hand, hyperglycemia induces free radicals; on the other hand, it impairs the endogenous antioxidant defense system in patients with diabetes.”

(“Diabetes dianggap sebagai penyakit kronis yang paling sering dijumpai di dunia. Berbagai penelitian dan studi klinis membuktikan bahwa stres oksidatif (radikal bebas) memiliki peranan utama dalam patogenesis dan perkembangan berbagai komplikasi diabetes. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi memicu terbentuknya radikal bebas di dalam tubuh, sekaligus mengganggu sistem pertahanan antioksidan endogen tubuh pasien dengan diabetes.”)

AIR ALKALI MENGANDUNG ANTIOKSIDAN YANG MELIMPAH
Air alkali yang dihasilkan dengan mesin khusus mengandung ion hidrogen dalam jumlah melimpah, sehingga dikenal juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW). Ion hidrogen dalam air alkali memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari antialergi, antiradang, antiapoptosis, dan salah satunya sebagai antioksidan.

Sebagai antioksidan, senyawa hidrogen dalam air alkali ini memiliki enam kelebihan khusus dibanding antioksidan biasa, yaitu:

1. Karena memiliki berat molekul yang kecil, ion hidrogen dapat dengan mudah menembus membran sel, mitokondria, dan inti sel. Ketiganya merupakan target-target yang menjadi sasaran dari radikal bebas dalam merusak tubuh kita yang lebih sulit dicapai oleh antioksidan lain yang memiliki ukuran molekul yang lebih besar.

2. Karena bersifat hiporeaktif, ion hidrogen terbukti tidak menganggu reaksi oksidasi-reduksi metabolisme maupun fungsi sel darah putih (netrofil dan makrofag) dan sistem pertahanan tubuh.

3. Ion hidrogen ditoleransi tubuh lebih baik dibanding banyak antioksidan lain dan memiliki toksisitas yang lebih rendah. Dengan demikian, ion hidrogen dapat dikonsumsi dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang panjang.

4. Senyawa hidrogen terbukti tidak berpengaruh buruk terhadap parameter fisiologis di dalam darah (suhu darah, tekanan darah, kadar keasaman darah, dan tekanan oksigen di dalam darah).

5. Karena senyawa hidrogen mampu mengatur ekspresi berbagai gen, selain memiliki fungsi sebagai antioksidan, senyawa hidrogen dalam air alkali juga memiliki berbagai fungsi dan kelebihan lain bagi kesehatan, mulai efek antiinflamasi (anti peradangan), antiapoptosis (menghambat kematian sel), antialergi, dan mampu meningkatkan kinerja metabolisme sel-sel tubuh.

6. Biaya produksi senyawa hidrogen jauh lebih murah dibandingkan biaya produksi antioksidan lain. Ion hidrogen bahkan juga mampu meningkatkan potensi antioksidan lain, misalnya vitamin C, hingga tiga kali lipat apabila dikonsumsi bersama-sama.

Dengan demikian, karena mengandung antioksidan yang melimpah dengan banyak kelebihan dibanding antioksidan lainnya, air alkali tentu memiliki peran dalam menurunkan kadar gula darah sekaligus mencegah berbagai komplikasi diabetes. Selain itu, manfaat tambahan yang diperoleh, pasien mendapatkan suplai antioksidan berkualitas tinggi secara teratur setiap hari, tanpa harus minum suplemen apapun.

PENGALAMAN KLINIS
Sejak awal Mei 2016, Klinik Khusus Penyakit Dalam Interna Medika menggabungkan metode minum air alkali ini dengan keempat pilar pengelolaan diabetes para diabetisi yang berobat di klinik kami. Penggunaan air alkali pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik, jarang sekali timbul efek samping yang mengganggu. Kalaupun ada, biasanya terjadi pada kurang dari 10% pasien saja, dan itupun sifatnya ringan dan sementara.

Lama evaluasi efektivitas cairan alkali ini pada pasien-pasien diabetes cukup bervariasi. Beberapa pasien menunjukkan perbaikan gula darah yang sangat baik hanya dalam 1-2 minggu saja, sehingga obat-obat diabetes dapat segera diturunkan secara bertahap, baik dosis maupun jenis obat yang digunakan. Ada juga pasien diabetes yang memerlukan waktu lebih lama, antara 2-3 bulan sebelum kadar gulanya membaik. Tapi secara umum, setelah 1-2 bulan, manfaat air alkali ini sudah bisa dirasakan oleh sebagian besar diabetisi.

Manfaat tambahan yang terlihat nyata pada sebagian besar pasien diabetes setelah teratur minum air alkali ini adalah pada kualitas hidup dan sense of well-being yang membaik secara bermakna. Selain itu, tekanan darah, kolesterol, serta trigliserida pada banyak pasien ikut membaik dan dapat dipertahankan tetap normal tanpa perlu minum obat. Dengan demikian, selain obat-obat antidiabetes bisa bertahap dikurangi, penggunaan obat-obat tambahan seperti obat antihipertensi, obat penurun kolesterol, dan obat penurun trigliserida juga seringkali tidak lagi diperlukan.

Sejak penggunaan air alkali di klinik kami, terjadi penurunan penjualan obat-obatan secara cukup bermakna di apotek Klinik Interna Medika. Sebailknya, penggunaan air alkali oleh pasien-pasien dengan berbagai penyakit di klinik kami untuk menggantikan obat-obatan yang biasa dikonsumsinya, rata-rata mencapai 5000 s/d 10.000 liter per bulannya.

LAPORAN KASUS

Berikut sebuah laporan kasus beberapa pasien diabetes di klinik Interna Medika Karawang yang dapat mengontrol gula darahnya dalam batas normal tanpa menggunakan obat-obatan penurun gula darah setelah beberapa waktu minum air alkali secara teratur.

Air Alkali pada Pasien Diabetes: Laporan Kasus

Selain itu, dari mesin elektrolisis dapat dihasilkan cairan dengan pH yang sangat rendah dan sangat tinggi, yang ternyata seperti yang dilaporkan di berbagai jurnal kedokteran, sangat bermanfaat dalam perawatan luka diabetes maupun berbagai kelainan kulit yang berat.

Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)

PENUTUP
Menurut pendapat profesional pribadi saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam selama 10 tahun terakhir, metode minum air alkali ini berpotensi menjadi pilar kelima dalam pengelolaan diabetes yang mudah, murah, efektif, dan efisien, Cara ini juga akan merubah pendekatan para dokter maupun keluarga dan pasien diabetes dalam mengelola kadar gula darahnya di masa yang akan datang. Hal ini sejalan dengan pendapat seorang profesor dari Amerika Serikat, guru besar di City College of The City University of Los Angeles, Dr. Felicia Drury Kliment:

“Setelah mengadakan percobaan klinis selama bertahun-tahun pada ratusan pasien dengan hasil yang sangat baik dan konsisten menggunakan cairan alkali yang direstrukturisasi (electrolyzed alkaline water), saat ini merupakan pendapat profesional saya bahwa metode ini akan merevolusi cara seluruh penyedia pelayanan kesehatan dan masyarakat luas dalam memandang dan mengelola kesehatan mereka di tahun-tahun mendatang. Saran saya, minumlah air alkali setiap saat kapanpun Anda bisa.”

Selamat minum air alkali.
Semoga bermanfaat.

Sumber:

AIR ALKALI: PILAR KELIMA DIABETES MELITUSOleh: Andi Pratama DharmaSpesialis Penyakit Dalam Divisi AntiAging & ERW…

Dikirim oleh Andi Pratama Dharma pada 13 Maret 2017

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO