SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

DEFINISI & PENGERTIAN

Oksigen adalah unsur yang tidak tergantikan fungsinya dalam kehidupan. Ketika sel-sel tubuh kita menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi, radikal bebas dihasilkan dalam bentuk reactive oxygen species (ROS, spesies oksigen reaktif). Sumber radikal bebas yang lebih bermakna justru bersumber dari luar, misalnya dari pestisida, polusi, asap rokok, alkohol, radiasi, cahaya matahari, obat-obatan, infeksi/peradangan kronis berulang, stress psikis yang berat, dan masih banyak lagi.

Radikal bebas memiliki peran ganda. Dalam kadar yang rendah hingga sedang, ia memiliki efek yang bermanfaat pada respon seluler maupun fungsi imunitas. Sel darah putih misalnya, memproduksi radikal bebas sebagai salah satu cara menghancurkan mikroorganisme patogen yang hendak merusak tubuh kita. Namun pada konsentrasi yang tinggi, radikal bebas menyebabkan stres oksidatif, sebuah proses berbahaya yang dapat merusak semua struktur sel tubuh kita. Radikal bebas dan stres oksidatif memiliki peran utama dalam berkembangnya berbagai penyakit kronis degeneratif.

Tubuh manusia memiliki mekanisme untuk mengatasi hal ini, yaitu dengan menyediakan apa yang disebut sebagai antioksidan. Antioksidan dapat diproduksi sendiri oleh tubuh (endogen) atau diperoleh melalui asupan makanan dan suplemen khusus (eksogen). Antioksidan endogen maupun eksogen berperan sebagai penetralisir radikal bebas (“free radicals scavengers”) dengan mencegah dan memperbaiki kerusakan yang disebabkan olehnya. Stres oksidatif baru timbul bila telah terjadi ketidakseimbangan antara pembentukan radikal bebas dengan netralisasinya oleh antioksidan.

Teori tentang radikal bebas ini sebenarnya telah berkembang sejak lima puluh tahun yang lalu, namun dalam dua puluh tahun terakhir terjadi ledakan penelitian mengenai peranannya dalam proses berkembangnya berbagai penyakit. Seiring dengan kemajuan ilmiah ini, penelitian mengenai manfaat kesehatan dari antioksidan juga meningkat dengan pesat.

PERAN RADIKAL BEBAS DALAM BERKEMBANGNYA BERBAGAI PENYAKIT

Bukti-bukti ilmiah semakin banyak yang menunjukkan bahwa hampir semua penyakit degeneratif yang menyerang manusia berasal dari efek berbahaya dari radikal bebas.

Berikut ini sebagian penyakit berat di mana radikal bebas terbukti memiliki peran yang penting dan signifikan:

Kanker dan berbagai kelainan darah; diabetes; pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis), penyakit jantung koroner, hipertensi, kardiomiopati, hipertrofi jantung, dan gagal/lemah jantung; stroke, Alzheimer, Parkinson, multipel sklerosis, gangguan memori, depresi, dan berbagai penyakit saraf serta kejiwaan lainnya; asma dan penyakit paru obstruktif kronis; gagal ginjal kronis, glomerulonefritis, penyakit tubuluinterstitial, kebocoran protein di urin, peningkatan toksin uremia; katarak dan degenerasi struktur mata; gangguan pertumbuhan janin dan keracunan kehamilan (pre-eklampsia); SLE atau lupus dan berbagai penyakit autoimun lain; rheumatoid arthritis dan berbagai penyakit rematik lain; hepatitis kronis, sirosis (penyakit liver kronis), perlemakan liver, inflammatory bowel disease, dan berbagai penyakit liver serta saluran cerna lain; infertilitas pada wanita: endometriosis, polycystic ovary syndrome, gangguan saluran reproduksi, dan keguguran berulang; infertilitas pada pria: gangguan fungsi, bentuk, dan jumlah sperma; penyakit infeksi: HIV/AIDS, herpes, influenza, mononukleosis infeksiosa, dan berbagai penyakit virus lain; penuaan dini, psoriasis, kanker kulit, dermatitis atopik/alergi, dan berbagai penyakit kulit lain.

AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Air alkali (alkaline water), yang memiliki pH sedikit lebih tinggi (lebih basa) dari air yang biasa kita minum, banyak terdapat di alam. Berbagai air alami ini, seperti air Zam-zam di Mekah, Hita Tenryosui di Jepang, air Nordenau di Jerman dsb, terbukti secara ilmiah memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Air alkali alami ini disebut juga sebagai Natural Reduced Water, karena secara alami telah mengalami proses reduksi sehingga mengandung banyak sekali antioksidan ketika keluar dari sumber mata airnya.

Berikut sebuah penelitian mengenai air Zamzam, yang merupakan air alkali alami (natural reduced water) sebagai antioksidan pada binatang percobaan.

ANTIOXIDANT EFFECTS OF ZAMZAM WATER IN NORMAL RATS AND THOSE UNDER INDUCED-OXIDATIVE STRESS.

Abdullah AM, et al. J medicinal plant research 2012; 6(42).

Judul: Efek antioksidan air Zamzam pada tikus percobaan normal dan tikus yang mendapat stres oksidatif.
Kesimpulan: Air Zamzam yang diberikan selama tiga minggu pada tikus percobaan terbukti aman tanpa ada tanda-tanda efek samping, dan dapat meningkatkan kapasitas dan kadar antioksidan pada tikus percobaan yang mendapat injeksi antibiotik gentamisin dosis tinggi.

Untuk memperoleh manfaat jangka panjang dari air alkali, di dekade 1960-an para ilmuwan Jepang berhasil membuat suatu mesin yang dapat memproduksi air alkali dari air biasa menggunakan arus listrik melalui proses yang disebut sebagai elektrolisis. Air alkali yang dihasilkannya disebut juga sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW). Melalui proses ini dihasilkan air dengan ion hidrogen dalam jumlah melimpah, sehingga dikenal juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW). Ion hidrogen dalam air alkali memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari antialergi, antiradang, antiapoptosis, dan salah satunya sebagai antioksidan.

(Lebih lengkap mengenai sejarah dan manfaat air alkali bisa klik link berikut ini: https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1793268440924598)

Rick Hill, penulis buku best-seller “The Cancer Conundrum”, menulis,
“Inovasi kesehatan paling mutakhir adalah minum cairan yang terionisasi, yang dibuat bersifat menjadi lebih basa melalui elektrolisis. Saya memiliki mesinnya dan minum air alkali secara teratur. Yang menarik adalah, kadar antioksidan dalam cairan ini sangat-sangat tinggi.”

Senada dengan beliau, pakar teknologi terkemuka di Amerika, Ray Kurzwell, penerima berulang kali penghargaan teknologi tertinggi National Medal of Technology dari para presiden AS mengatakan,
“Ada lebih banyak manfaat dari air alkali dari hanya sekedar membasakan cairan tubuh. Hal terpenting yang dimiliki air alkali yang diproduksi mesin khusus adalah Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi produk asam tubuh dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan cara paling sederhana namun sangat bermakna untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

Pakar anti-aging, penulis buku Grow Youthful, Dr. David Niven Miller menekankan pentingnya mengkonsumsi air alkali secara teratur, salah satunya karena air alkali dapat menyediakan antioksidan yang adekuat setiap harinya,
“Meningkatkan konsumsi dan kualitas air mineral (biasa) memang dapat memperbaiki kesehatan dan memegang peranan utama dalam penyembuhan hampir semua penyakit degeneratif. Akan tetapi, air alkali lah yang memiliki berbagai efek jangka panjang yang bermakna karena mampu membuat tubuh Anda lebih basa dan menyediakan antioksidan yang efektif.”

KELEBIHAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN: MUDAH, MURAH, SEDERHANA

Kelebihan utama air alkali sebagai antioksidan lain adalah pada kemudahan dan kesederhanaan dalam menkonsumsinya.

Di zaman yang penuh dengan berbagai macam sumber radikal bebas seperti sekarang ini, sangat disarankan agar setiap orang mengkonsumsi antioksidan secara teratur setiap hari.

Sumber antioksidan alami yang biasa disarankan, seperti sayuran dan buah-buahan bukannya tidak memiliki masalah. Konsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari, selain sulit dilakukan secara terus menerus, sering tidak memberikan jumlah antioksidan yang adekuat. Selain itu, dengan teknologi pertanian yang digunakan saat ini, sangat sulit memperoleh sayuran dan buah-buahan yang bebas pestisida. Jadi antioksidan yang dikonsumsi malah mengandung radikal bebas yang merugikan. Pestisida memiliki efek jangka panjang yang sangat berbahaya, mulai dari kerusakan berbagai organ tubuh, gangguan kehamilan-kesuburan-janin, dan yang paling ditakutkan adalah berbagai jenis kanker yang kadang ditemukan sejak usia yang masih sangat belia.

Selain lewat sayuran dan buah-buahan, minum suplemen antioksidan setiap hari dapat mengatasi masalah-masalah di atas. Tapi di sini timbul masalah baru, terutama dari segi biaya, karena suplemen tersebut harus dikonsumsi terus menerus. Cara ini sulit untuk dipertahankan, karena jarang ada orang sehat yang bersedia mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama, apalagi bila harus seumur hidup.

Dengan mengkonsumsi antioksidan dalam bentuk air alkali dari mesin elektrolisis, semua masalah di atas dapat diatasi. Air alkali dapat dengan mudah diperoleh setiap saat, harganya relatif murah, dan mengandung antioksidan yang adekuat tanpa terkontaminasi radikal bebas. Air alkali juga dapat dikonsumsi oleh semua orang mulai balita hingga para lanjut usia.

Karena itu tidaklah mengherankan, Raz Kurzwell, Chief Enginer Google, yang pernah dinobatkan sebagai salah satu orang paling jenius di Amerika saat ini mengatakan, “Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan CARA PALING SEDERHANA yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

Rasanya pun lebih segar dari air biasa, sehingga dapat dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak setiap harinya, seperti diungkapkan David S. Dyer, pengarang Cell Food, “Cairan alkali sangat lembut, lebih segar, menghidrasi, memberi energi, mudah diserap, dan mengandung antioksidan yang kuat. Bukankan cairan seperti ini yang seharusnya Anda minum?”

KELEBIHAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN:

KEUNGGULAN SENYAWA HIDROGEN

Dalam air alkali, yang berfungsi sebagai antioksidan terutama adalah ion hidrogen yang diperoleh melalui proses elektrolisis dengan mesin khusus. Beberapa kelebihan khusus dari ion hidrogen sebagai antioksidan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Karena memiliki berat molekul yang kecil, ion hidrogen dapat dengan mudah menembus membran sel, mitokondria, dan inti sel. Ketiganya merupakan target-target yang menjadi sasaran dari radikal bebas dalam merusak tubuh kita yang lebih sulit dicapai oleh antioksidan lain yang memiliki ukuran molekul yang lebih besar.

2. Karena bersifat hiporeaktif, ion hidrogen terbukti tidak menganggu reaksi oksidasi-reduksi metabolisme maupun fungsi sel darah putih (netrofil dan makrofag) dan sistem pertahanan tubuh.

3. Ion hidrogen ditoleransi tubuh lebih baik dibanding banyak antioksidan lain dan memiliki toksisitas yang lebih rendah. Dengan demikian, ion hidrogen dapat dikonsumsi dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang panjang.

4. Senyawa hidrogen terbukti tidak berpengaruh buruk terhadap parameter fisiologis di dalam darah (suhu darah, tekanan darah, kadar keasaman darah, dan tekanan oksigen di dalam darah).

5. Karena senyawa hidrogen mampu mengatur ekspresi berbagai gen, selain memiliki fungsi sebagai antioksidan, senyawa hidrogen dalam air alkali juga memiliki berbagai fungsi dan kelebihan lain bagi kesehatan, mulai efek antiinflamasi (anti peradangan), antiapoptosis (menghambat kematian sel), antialergi, dan mampu meningkatkan kinerja metabolisme sel-sel tubuh.

6. Biaya produksi senyawa hidrogen jauh lebih murah dibandingkan biaya produksi antioksidan lain. Ion hidrogen bahkan juga mampu meningkatkan potensi antioksidan lain, misalnya vitamin C, hingga tiga kali lipat apabila dikonsumsi bersama-sama.

Berikut ini beberapa artikel dan penelitian tentang kelebihan ion hidrogen sebagai antioksidan dibanding antioksidan lain:

– Hong, Y., S. Chen, and J.M. Zhang, Hydrogen as a selective antioxidant: a review of clinical and experimental studies. Journal of International Medical Research, 2010. 38(6): p. 1893-903.
– Ohta, S., Molecular hydrogen as a novel antioxidant: overview of the advantages of hydrogen for medical applications. Methods Enzymol, 2015. 555: p. 289-317.
– Liu, S., X. Sun, and H. Tao, Hydrogen from a biologically inert gas to a unique antioxidant. Second Military Medical University
– Ohta, S., [Hydrogen gas and hydrogen water act as a therapeutic and preventive antioxidant with a novel concept]. Nihon Ronen Igakkai Zasshi, 2008. 45(4): p. 355-62.
– Hanaoka, K., et al., The mechanism of the enhanced antioxidant effects against superoxide anion radicals of reduced water produced by electrolysis. Biophysical Chemistry, 2004. 107(1): p. 71-82.

MANFAAT pH BASA DARI AIR ALKALI

Selain berperan langsung sebagai antioksidan, pH-nya yang lebih tinggi juga memiliki peranan penting dalam proses menetralisir radikal bebas.

Dr. Robert Atkins, salah satu orang paling berpengaruh di dunia kedokteran di AS tahun 2012, menjelaskan bahwa bila kondisi tubuh manusia menjadi terlalu asam, akan menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap serangan dari radikal bebas.
“Cairan dalam sel-sel tubuh sebagian besar orang seringkali terlalu asam. Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah. Hal ini mencegah tubuh kita menetralisir racun-racun, dan membuat kita lebih rentan terhadap radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker serta berbagai penyakit lain.”

Dengan minum air alkali secara teratur setiap hari, kondisi asam ini dapat diperbaiki dengan sangat mudah, seperti dijelaskan oleh Dokter Gerald Bresnahan, internist-kardiologis terkemuka, on-call physician dari presiden AS dan tamu-tamu negara Amerika Serikat.
“Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

Karena itulah, Susan Lark, penulis best-seller dan praktisi dan pengajar kesehatan di Amerika, yang memahami betapa pentingnya air yang sedikit lebih alkali dan antioksidan dalam proses terjadinya berbagai penyakit berat menulis dalam salah satu bukunya:
“Performa puncak dan kesehatan yang optimal tergantung pada kemampuan tubuh mempertahankan keadaan yang sedikit lebih alkali (basa) di seluruh sel dan jaringan. Minum 4-6 gelas cairan alkali setiap hari akan membantu menetralisir kelebihan asam dan seiring berjalannya waktu akan membantu memulihkan kemampuan tubuh menetralisir asam. Air alkali dapat membantu tubuh melawan berkembangnya penyakit jantung, stroke, gangguan pertahanan tubuh, dan banyak penyakit berat lainnya.”

PENELITIAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa air alkali memiliki efek antioksidan yang sangat signifikan. Berikut ini kumpulan penelitian efek air alkali (ERW/HRW) sebagai antioksidan, dikelompokkan berdasarkan organ tertentu.

(Karena dihasilkan melalui proses elektrolisis, air alkali dikenal sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW), dan disebut juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW) karena mengandung banyak ion hidrogen yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Nomor di awal penelitian merupakan nomor penelitian di situs Molecular Hydrogen Foundation, salah satu organisasi ilmiah yang khusus mengkaji mengenai manfaat air alkali pada berbagai penyakit pada manusia).

(www.molecularhydrogenfoundation.org)

ANTIOKSIDAN SECARA UMUM

3.Hanaoka, K., Antioxidant effects of reduced water produced by electrolysis of sodium chloride solutions. Journal of Applied Electrochemistry, 2001. 31(12): p. 1307-1313.

8.Lee, M.Y., et al., Electrolyzed-reduced water protects against oxidative damage to DNA, RNA, and protein. Appl Biochem Biotechnol, 2006. 135(2): p. 133-44.

12.Park, S.K., et al., Electrolyzed-reduced water confers increased resistance to environmental stresses. Molecular & Cellular Toxicology, 2012. 8(3): p. 241-247.

13.Park, S.K. and S.K. Park, Electrolyzed-reduced water increases resistance to oxidative stress, fertility, and lifespan via insulin/IGF-1-like signal in C. elegans. Biol Res, 2013. 46(2): p. 147-52.

17.Shirahata, S., et al., Electrolyzed-reduced water scavenges active oxygen species and protects DNA from oxidative damage. Biochemical and Biophysical Research Communications, 1997. 234(1): p. 269-274.

21.Yanagihara, T., et al., Electrolyzed hydrogen-saturated water for drinking use elicits an antioxidative effect: a feeding test with rats. Biosci Biotechnol Biochem, 2005. 69(10): p. 1985-7.

265.Hiraoka, A., et al., Effects of drinking a water product with anti-oxidant activities in vitro on the blood levels of biomarker substances for the oxidative stress. Journal of Health Science, 2006. 52(6): p. 817-820.

109.Shirahata, S.K., K. Kusumoto, M. Gotoh, K. Teruya, K. Otsubo, J. S. Morisawa, H. Hayashi, K. Katakura, Electrolyzed Reduced Water Which Can Scavenge Active Oxygen Species Suppresses Cell Growth and Regulates Gene Expression of Animal Cells. New Developments and New Applications in Animal Cell Technology, 2002: p. 93-96.

9.Ohsawa, I., et al., Hydrogen acts as a therapeutic antioxidant by selectively reducing cytotoxic oxygen radicals. Nat Med, 2007. 13(6): p. 688-694.

443.Yeunhwa GU, K.O., Taigo FUj, Yuka ITOKAWA, et al., Anti Type 2 Diabetic Effect and Anti-oxidation Effect in Active Hydrogen Water Administration KK-Ay Mice. Medicine and Biology, 2006. 150(11): p. 384-392.

6.Hiraoka, A., et al., Studies on the properties and real existence of aqueous solution systems that are assumed to have antioxidant activities by the action of “active hydrogen”‘. Journal of Health Science, 2004. 50(5): p. 456-465.

7.Kato, S., D. Matsuoka, and N. Miwa, Antioxidant activities of nano-bubble hydrogen-dissolved water assessed by ESR and 2, 2′-bipyridyl methods. Materials Science and Engineering:, 2015. C 53: p. 7-10.

205.Nakao, A., et al., Therapeutic Antioxidant Medical Gas. Journal of Clinical Biochemistry & Nutrition, 2009. 44(1): p. 1-13.

420.Jiang, H., et al., Hydrogen-rich medium suppresses the generation of reactive oxygen species, elevates the Bcl-2/Bax ratio and inhibits advanced glycation end product-induced apoptosis. Int J Mol Med, 2013. 31(6): p. 1381-7.

Han AL et al. Hydrogen treatment protects against cell death and senescence induced by oxidative damage. J Microbiol Biotechnol. 2016.

458.Tsubone, H., et al., Effect of Treadmill Exercise and Hydrogen-rich Water Intake on Serum Oxidative and Anti-oxidative Metabolites in Serum of Thoroughbred Horses. J Equine Sci, 2013. 24(1): p. 1-8.

Ren A, et al. Hydrogen-rich water regulates effects of ROS balance on morphology, growth and secondary metabolism via glutathione peroxidase in Ganoderma lucidum.
Environ Microbiol. 2016.

DEFINISI & PENGERTIAN

Oksigen adalah unsur yang tidak tergantikan fungsinya dalam kehidupan. Ketika sel-sel tubuh kita menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi, radikal bebas dihasilkan dalam bentuk reactive oxygen species (ROS, spesies oksigen reaktif). Sumber radikal bebas yang lebih bermakna justru bersumber dari luar, misalnya dari pestisida, polusi, asap rokok, alkohol, radiasi, cahaya matahari, obat-obatan, infeksi/peradangan kronis berulang, stress psikis yang berat, dan masih banyak lagi.

Radikal bebas memiliki peran ganda. Dalam kadar yang rendah hingga sedang, ia memiliki efek yang bermanfaat pada respon seluler maupun fungsi imunitas. Sel darah putih misalnya, memproduksi radikal bebas sebagai salah satu cara menghancurkan mikroorganisme patogen yang hendak merusak tubuh kita. Namun pada konsentrasi yang tinggi, radikal bebas menyebabkan stres oksidatif, sebuah proses berbahaya yang dapat merusak semua struktur sel tubuh kita. Radikal bebas dan stres oksidatif memiliki peran utama dalam berkembangnya berbagai penyakit kronis degeneratif.

Tubuh manusia memiliki mekanisme untuk mengatasi hal ini, yaitu dengan menyediakan apa yang disebut sebagai antioksidan. Antioksidan dapat diproduksi sendiri oleh tubuh (endogen) atau diperoleh melalui asupan makanan dan suplemen khusus (eksogen). Antioksidan endogen maupun eksogen berperan sebagai penetralisir radikal bebas (“free radicals scavengers”) dengan mencegah dan memperbaiki kerusakan yang disebabkan olehnya. Stres oksidatif baru timbul bila telah terjadi ketidakseimbangan antara pembentukan radikal bebas dengan netralisasinya oleh antioksidan.

Teori tentang radikal bebas ini sebenarnya telah berkembang sejak lima puluh tahun yang lalu, namun dalam dua puluh tahun terakhir terjadi ledakan penelitian mengenai peranannya dalam proses berkembangnya berbagai penyakit. Seiring dengan kemajuan ilmiah ini, penelitian mengenai manfaat kesehatan dari antioksidan juga meningkat dengan pesat.

PERAN RADIKAL BEBAS DALAM BERKEMBANGNYA BERBAGAI PENYAKIT

Bukti-bukti ilmiah semakin banyak yang menunjukkan bahwa hampir semua penyakit degeneratif yang menyerang manusia berasal dari efek berbahaya dari radikal bebas.

Berikut ini sebagian penyakit berat di mana radikal bebas terbukti memiliki peran yang penting dan signifikan:

Kanker dan berbagai kelainan darah; diabetes; pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis), penyakit jantung koroner, hipertensi, kardiomiopati, hipertrofi jantung, dan gagal/lemah jantung; stroke, Alzheimer, Parkinson, multipel sklerosis, gangguan memori, depresi, dan berbagai penyakit saraf serta kejiwaan lainnya; asma dan penyakit paru obstruktif kronis; gagal ginjal kronis, glomerulonefritis, penyakit tubuluinterstitial, kebocoran protein di urin, peningkatan toksin uremia; katarak dan degenerasi struktur mata; gangguan pertumbuhan janin dan keracunan kehamilan (pre-eklampsia); SLE atau lupus dan berbagai penyakit autoimun lain; rheumatoid arthritis dan berbagai penyakit rematik lain; hepatitis kronis, sirosis (penyakit liver kronis), perlemakan liver, inflammatory bowel disease, dan berbagai penyakit liver serta saluran cerna lain; infertilitas pada wanita: endometriosis, polycystic ovary syndrome, gangguan saluran reproduksi, dan keguguran berulang; infertilitas pada pria: gangguan fungsi, bentuk, dan jumlah sperma; penyakit infeksi: HIV/AIDS, herpes, influenza, mononukleosis infeksiosa, dan berbagai penyakit virus lain; penuaan dini, psoriasis, kanker kulit, dermatitis atopik/alergi, dan berbagai penyakit kulit lain.

AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Air alkali (alkaline water), yang memiliki pH sedikit lebih tinggi (lebih basa) dari air yang biasa kita minum, banyak terdapat di alam. Berbagai air alami ini, seperti air Zam-zam di Mekah, Hita Tenryosui di Jepang, air Nordenau di Jerman dsb, terbukti secara ilmiah memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Air alkali alami ini disebut juga sebagai Natural Reduced Water, karena secara alami telah mengalami proses reduksi sehingga mengandung banyak sekali antioksidan ketika keluar dari sumber mata airnya.

Berikut sebuah penelitian mengenai air Zamzam, yang merupakan air alkali alami (natural reduced water) sebagai antioksidan pada binatang percobaan.

ANTIOXIDANT EFFECTS OF ZAMZAM WATER IN NORMAL RATS AND THOSE UNDER INDUCED-OXIDATIVE STRESS.

Abdullah AM, et al. J medicinal plant research 2012; 6(42).

Judul: Efek antioksidan air Zamzam pada tikus percobaan normal dan tikus yang mendapat stres oksidatif.
Kesimpulan: Air Zamzam yang diberikan selama tiga minggu pada tikus percobaan terbukti aman tanpa ada tanda-tanda efek samping, dan dapat meningkatkan kapasitas dan kadar antioksidan pada tikus percobaan yang mendapat injeksi antibiotik gentamisin dosis tinggi.

Untuk memperoleh manfaat jangka panjang dari air alkali, di dekade 1960-an para ilmuwan Jepang berhasil membuat suatu mesin yang dapat memproduksi air alkali dari air biasa menggunakan arus listrik melalui proses yang disebut sebagai elektrolisis. Air alkali yang dihasilkannya disebut juga sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW). Melalui proses ini dihasilkan air dengan ion hidrogen dalam jumlah melimpah, sehingga dikenal juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW). Ion hidrogen dalam air alkali memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari antialergi, antiradang, antiapoptosis, dan salah satunya sebagai antioksidan.

(Lebih lengkap mengenai sejarah dan manfaat air alkali bisa klik link berikut ini: https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1793268440924598)

Rick Hill, penulis buku best-seller “The Cancer Conundrum”, menulis,
“Inovasi kesehatan paling mutakhir adalah minum cairan yang terionisasi, yang dibuat bersifat menjadi lebih basa melalui elektrolisis. Saya memiliki mesinnya dan minum air alkali secara teratur. Yang menarik adalah, kadar antioksidan dalam cairan ini sangat-sangat tinggi.”

Senada dengan beliau, pakar teknologi terkemuka di Amerika, Ray Kurzwell, penerima berulang kali penghargaan teknologi tertinggi National Medal of Technology dari para presiden AS mengatakan,
“Ada lebih banyak manfaat dari air alkali dari hanya sekedar membasakan cairan tubuh. Hal terpenting yang dimiliki air alkali yang diproduksi mesin khusus adalah Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi produk asam tubuh dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan cara paling sederhana namun sangat bermakna untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

Pakar anti-aging, penulis buku Grow Youthful, Dr. David Niven Miller menekankan pentingnya mengkonsumsi air alkali secara teratur, salah satunya karena air alkali dapat menyediakan antioksidan yang adekuat setiap harinya,
“Meningkatkan konsumsi dan kualitas air mineral (biasa) memang dapat memperbaiki kesehatan dan memegang peranan utama dalam penyembuhan hampir semua penyakit degeneratif. Akan tetapi, air alkali lah yang memiliki berbagai efek jangka panjang yang bermakna karena mampu membuat tubuh Anda lebih basa dan menyediakan antioksidan yang efektif.”

KELEBIHAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN: MUDAH, MURAH, SEDERHANA

Kelebihan utama air alkali sebagai antioksidan lain adalah pada kemudahan dan kesederhanaan dalam menkonsumsinya.

Di zaman yang penuh dengan berbagai macam sumber radikal bebas seperti sekarang ini, sangat disarankan agar setiap orang mengkonsumsi antioksidan secara teratur setiap hari.

Sumber antioksidan alami yang biasa disarankan, seperti sayuran dan buah-buahan bukannya tidak memiliki masalah. Konsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari, selain sulit dilakukan secara terus menerus, sering tidak memberikan jumlah antioksidan yang adekuat. Selain itu, dengan teknologi pertanian yang digunakan saat ini, sangat sulit memperoleh sayuran dan buah-buahan yang bebas pestisida. Jadi antioksidan yang dikonsumsi malah mengandung radikal bebas yang merugikan. Pestisida memiliki efek jangka panjang yang sangat berbahaya, mulai dari kerusakan berbagai organ tubuh, gangguan kehamilan-kesuburan-janin, dan yang paling ditakutkan adalah berbagai jenis kanker yang kadang ditemukan sejak usia yang masih sangat belia.

Selain lewat sayuran dan buah-buahan, minum suplemen antioksidan setiap hari dapat mengatasi masalah-masalah di atas. Tapi di sini timbul masalah baru, terutama dari segi biaya, karena suplemen tersebut harus dikonsumsi terus menerus. Cara ini sulit untuk dipertahankan, karena jarang ada orang sehat yang bersedia mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama, apalagi bila harus seumur hidup.

Dengan mengkonsumsi antioksidan dalam bentuk air alkali dari mesin elektrolisis, semua masalah di atas dapat diatasi. Air alkali dapat dengan mudah diperoleh setiap saat, harganya relatif murah, dan mengandung antioksidan yang adekuat tanpa terkontaminasi radikal bebas. Air alkali juga dapat dikonsumsi oleh semua orang mulai balita hingga para lanjut usia.

Karena itu tidaklah mengherankan, Raz Kurzwell, Chief Enginer Google, yang pernah dinobatkan sebagai salah satu orang paling jenius di Amerika saat ini mengatakan, “Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan CARA PALING SEDERHANA yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

Rasanya pun lebih segar dari air biasa, sehingga dapat dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak setiap harinya, seperti diungkapkan David S. Dyer, pengarang Cell Food, “Cairan alkali sangat lembut, lebih segar, menghidrasi, memberi energi, mudah diserap, dan mengandung antioksidan yang kuat. Bukankan cairan seperti ini yang seharusnya Anda minum?”

KELEBIHAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN:

KEUNGGULAN SENYAWA HIDROGEN

Dalam air alkali, yang berfungsi sebagai antioksidan terutama adalah ion hidrogen yang diperoleh melalui proses elektrolisis dengan mesin khusus. Beberapa kelebihan khusus dari ion hidrogen sebagai antioksidan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Karena memiliki berat molekul yang kecil, ion hidrogen dapat dengan mudah menembus membran sel, mitokondria, dan inti sel. Ketiganya merupakan target-target yang menjadi sasaran dari radikal bebas dalam merusak tubuh kita yang lebih sulit dicapai oleh antioksidan lain yang memiliki ukuran molekul yang lebih besar.

2. Karena bersifat hiporeaktif, ion hidrogen terbukti tidak menganggu reaksi oksidasi-reduksi metabolisme maupun fungsi sel darah putih (netrofil dan makrofag) dan sistem pertahanan tubuh.

3. Ion hidrogen ditoleransi tubuh lebih baik dibanding banyak antioksidan lain dan memiliki toksisitas yang lebih rendah. Dengan demikian, ion hidrogen dapat dikonsumsi dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu yang panjang.

4. Senyawa hidrogen terbukti tidak berpengaruh buruk terhadap parameter fisiologis di dalam darah (suhu darah, tekanan darah, kadar keasaman darah, dan tekanan oksigen di dalam darah).

5. Karena senyawa hidrogen mampu mengatur ekspresi berbagai gen, selain memiliki fungsi sebagai antioksidan, senyawa hidrogen dalam air alkali juga memiliki berbagai fungsi dan kelebihan lain bagi kesehatan, mulai efek antiinflamasi (anti peradangan), antiapoptosis (menghambat kematian sel), antialergi, dan mampu meningkatkan kinerja metabolisme sel-sel tubuh.

6. Biaya produksi senyawa hidrogen jauh lebih murah dibandingkan biaya produksi antioksidan lain. Ion hidrogen bahkan juga mampu meningkatkan potensi antioksidan lain, misalnya vitamin C, hingga tiga kali lipat apabila dikonsumsi bersama-sama.

Berikut ini beberapa artikel dan penelitian tentang kelebihan ion hidrogen sebagai antioksidan dibanding antioksidan lain:

– Hong, Y., S. Chen, and J.M. Zhang, Hydrogen as a selective antioxidant: a review of clinical and experimental studies. Journal of International Medical Research, 2010. 38(6): p. 1893-903.
– Ohta, S., Molecular hydrogen as a novel antioxidant: overview of the advantages of hydrogen for medical applications. Methods Enzymol, 2015. 555: p. 289-317.
– Liu, S., X. Sun, and H. Tao, Hydrogen from a biologically inert gas to a unique antioxidant. Second Military Medical University
– Ohta, S., [Hydrogen gas and hydrogen water act as a therapeutic and preventive antioxidant with a novel concept]. Nihon Ronen Igakkai Zasshi, 2008. 45(4): p. 355-62.
– Hanaoka, K., et al., The mechanism of the enhanced antioxidant effects against superoxide anion radicals of reduced water produced by electrolysis. Biophysical Chemistry, 2004. 107(1): p. 71-82.

MANFAAT pH BASA DARI AIR ALKALI

Selain berperan langsung sebagai antioksidan, pH-nya yang lebih tinggi juga memiliki peranan penting dalam proses menetralisir radikal bebas.

Dr. Robert Atkins, salah satu orang paling berpengaruh di dunia kedokteran di AS tahun 2012, menjelaskan bahwa bila kondisi tubuh manusia menjadi terlalu asam, akan menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap serangan dari radikal bebas.
“Cairan dalam sel-sel tubuh sebagian besar orang seringkali terlalu asam. Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah. Hal ini mencegah tubuh kita menetralisir racun-racun, dan membuat kita lebih rentan terhadap radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker serta berbagai penyakit lain.”

Dengan minum air alkali secara teratur setiap hari, kondisi asam ini dapat diperbaiki dengan sangat mudah, seperti dijelaskan oleh Dokter Gerald Bresnahan, internist-kardiologis terkemuka, on-call physician dari presiden AS dan tamu-tamu negara Amerika Serikat.
“Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

Karena itulah, Susan Lark, penulis best-seller dan praktisi dan pengajar kesehatan di Amerika, yang memahami betapa pentingnya air yang sedikit lebih alkali dan antioksidan dalam proses terjadinya berbagai penyakit berat menulis dalam salah satu bukunya:
“Performa puncak dan kesehatan yang optimal tergantung pada kemampuan tubuh mempertahankan keadaan yang sedikit lebih alkali (basa) di seluruh sel dan jaringan. Minum 4-6 gelas cairan alkali setiap hari akan membantu menetralisir kelebihan asam dan seiring berjalannya waktu akan membantu memulihkan kemampuan tubuh menetralisir asam. Air alkali dapat membantu tubuh melawan berkembangnya penyakit jantung, stroke, gangguan pertahanan tubuh, dan banyak penyakit berat lainnya.”

PENELITIAN AIR ALKALI SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa air alkali memiliki efek antioksidan yang sangat signifikan. Berikut ini kumpulan penelitian efek air alkali (ERW/HRW) sebagai antioksidan, dikelompokkan berdasarkan organ tertentu.

(Karena dihasilkan melalui proses elektrolisis, air alkali dikenal sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW), dan disebut juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW) karena mengandung banyak ion hidrogen yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Nomor di awal penelitian merupakan nomor penelitian di situs Molecular Hydrogen Foundation, salah satu organisasi ilmiah yang khusus mengkaji mengenai manfaat air alkali pada berbagai penyakit pada manusia).

(www.molecularhydrogenfoundation.org)

ANTIOKSIDAN SECARA UMUM

3.Hanaoka, K., Antioxidant effects of reduced water produced by electrolysis of sodium chloride solutions. Journal of Applied Electrochemistry, 2001. 31(12): p. 1307-1313.

8.Lee, M.Y., et al., Electrolyzed-reduced water protects against oxidative damage to DNA, RNA, and protein. Appl Biochem Biotechnol, 2006. 135(2): p. 133-44.

12.Park, S.K., et al., Electrolyzed-reduced water confers increased resistance to environmental stresses. Molecular & Cellular Toxicology, 2012. 8(3): p. 241-247.

13.Park, S.K. and S.K. Park, Electrolyzed-reduced water increases resistance to oxidative stress, fertility, and lifespan via insulin/IGF-1-like signal in C. elegans. Biol Res, 2013. 46(2): p. 147-52.

17.Shirahata, S., et al., Electrolyzed-reduced water scavenges active oxygen species and protects DNA from oxidative damage. Biochemical and Biophysical Research Communications, 1997. 234(1): p. 269-274.

21.Yanagihara, T., et al., Electrolyzed hydrogen-saturated water for drinking use elicits an antioxidative effect: a feeding test with rats. Biosci Biotechnol Biochem, 2005. 69(10): p. 1985-7.

265.Hiraoka, A., et al., Effects of drinking a water product with anti-oxidant activities in vitro on the blood levels of biomarker substances for the oxidative stress. Journal of Health Science, 2006. 52(6): p. 817-820.

109.Shirahata, S.K., K. Kusumoto, M. Gotoh, K. Teruya, K. Otsubo, J. S. Morisawa, H. Hayashi, K. Katakura, Electrolyzed Reduced Water Which Can Scavenge Active Oxygen Species Suppresses Cell Growth and Regulates Gene Expression of Animal Cells. New Developments and New Applications in Animal Cell Technology, 2002: p. 93-96.

9.Ohsawa, I., et al., Hydrogen acts as a therapeutic antioxidant by selectively reducing cytotoxic oxygen radicals. Nat Med, 2007. 13(6): p. 688-694.

443.Yeunhwa GU, K.O., Taigo FUj, Yuka ITOKAWA, et al., Anti Type 2 Diabetic Effect and Anti-oxidation Effect in Active Hydrogen Water Administration KK-Ay Mice. Medicine and Biology, 2006. 150(11): p. 384-392.

6.Hiraoka, A., et al., Studies on the properties and real existence of aqueous solution systems that are assumed to have antioxidant activities by the action of “active hydrogen”‘. Journal of Health Science, 2004. 50(5): p. 456-465.

7.Kato, S., D. Matsuoka, and N. Miwa, Antioxidant activities of nano-bubble hydrogen-dissolved water assessed by ESR and 2, 2′-bipyridyl methods. Materials Science and Engineering:, 2015. C 53: p. 7-10.

205.Nakao, A., et al., Therapeutic Antioxidant Medical Gas. Journal of Clinical Biochemistry & Nutrition, 2009. 44(1): p. 1-13.

420.Jiang, H., et al., Hydrogen-rich medium suppresses the generation of reactive oxygen species, elevates the Bcl-2/Bax ratio and inhibits advanced glycation end product-induced apoptosis. Int J Mol Med, 2013. 31(6): p. 1381-7.

Han AL et al. Hydrogen treatment protects against cell death and senescence induced by oxidative damage. J Microbiol Biotechnol. 2016.

458.Tsubone, H., et al., Effect of Treadmill Exercise and Hydrogen-rich Water Intake on Serum Oxidative and Anti-oxidative Metabolites in Serum of Thoroughbred Horses. J Equine Sci, 2013. 24(1): p. 1-8.

Ren A, et al. Hydrogen-rich water regulates effects of ROS balance on morphology, growth and secondary metabolism via glutathione peroxidase in Ganoderma lucidum.
Environ Microbiol. 2016.

ANTIOKSIDAN DENGAN KELEBIHAN KHUSUS

195.Hong, Y., S. Chen, and J.M. Zhang, Hydrogen as a selective antioxidant: a review of clinical and experimental studies. Journal of International Medical Research, 2010. 38(6): p. 1893-903.

10.Ohta, S., Molecular hydrogen as a novel antioxidant: overview of the advantages of hydrogen for medical applications. Methods Enzymol, 2015. 555: p. 289-317.

202.Liu, S., X. Sun, and H. Tao, Hydrogen from a biologically inert gas to a unique antioxidant. Second Military Medical University

209.Ohta, S., [Hydrogen gas and hydrogen water act as a therapeutic and preventive antioxidant with a novel concept]. Nihon Ronen Igakkai Zasshi, 2008. 45(4): p. 355-62.

4.Hanaoka, K., et al., The mechanism of the enhanced antioxidant effects against superoxide anion radicals of reduced water produced by electrolysis. Biophysical Chemistry, 2004. 107(1): p. 71-82.

ANTIOKSIDAN PADA DIABETES & SINDROMA METABOLIK

427.Li, Y., et al., Protective mechanism of reduced water against alloxan-induced pancreatic beta-cell damage: Scavenging effect against reactive oxygen species. Cytotechnology, 2002. 40(1-3): p. 139-49.

428.Li, Y.-P., Teruya, K., Katakura, Y., Kabayama, S., Otsubo, K.,Morisawa, S., et al, Effect of reduced water on the apoptotic cell death triggered by oxidative stress in pancreatic b HIT-T15 cell. Animal cell technology meets genomics, 2005: p. 121-124.

441.Wang, Q.J., et al., Therapeutic effects of hydrogen saturated saline on rat diabetic model and insulin resistant model via reduction of oxidative stress. Chin Med J (Engl), 2012. 125(9): p. 1633-7.

319.Luo, Z.L., et al., Hydrogen-Rich Saline Protects against Ischemia/Reperfusion Injury in Grafts after Pancreas Transplantations by Reducing Oxidative Stress in Rats. Mediators Inflamm, 2015. 2015: p. 281985.

280.Nakao, A., et al., Effectiveness of Hydrogen Rich Water on Antioxidant Status of Subjects with Potential Metabolic Syndrome-An Open Label Pilot Study. Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, 2010. 46(2): p. 140-149.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG PULMONOLOGI, RHEUMATOLOGI, DAN PENYAKIT LAIN

227.Shen, Y., et al., Hydrogen gas: a novel antioxidant for chronic obstructive pulmonary disease. Journal of Medical Colleges of PLA, 2011. 26(2): p. 94-97.

391. Qiu, X.C., et al., [Effect of hydrogen-rich saline on blood pressure and antioxidant ability of lung tissue in scalded rats following delayed resuscitation]. Zhonghua Shao Shang Za Zhi, 2010. 26(6): p. 435-8.

31.Sun, Y., et al., Treatment of hydrogen molecule abates oxidative stress and alleviates bone loss induced by modeled microgravity in rats. Osteoporos Int, 2013. 24(3): p. 969-78.

450.Chen, Q., et al., Hydrogen-rich saline attenuated neuropathic pain by reducing oxidative stress. Can J Neurol Sci, 2013. 40(6): p. 857-63.

211.Ohta, S., Molecular hydrogen is a novel antioxidant to efficiently reduce oxidative stress with potential for the improvement of mitochondrial diseases. Biochimica et Biophysica Acta, 2012. 1820(5): p. 586-94.

381. Li, S., et al., Long-term treatment of hydrogen-rich saline abates testicular oxidative stress induced by nicotine in mice. J Assist Reprod Genet, 2014. 31(1): p. 109-14.

517.Chuai, Y., et al., Hydrogen-rich saline attenuates radiation-induced male germ cell loss in mice through reducing hydroxyl radicals. Biochemical Journal, 2012. 442(1): p. 49-56.

523.Kato, S., et al., Hydrogen-rich electrolyzed warm water represses wrinkle formation against UVA ray together with type-I collagen production and oxidative-stress diminishment in fibroblasts and cell-injury prevention in keratinocytes. J Photochem Photobiol B, 2012. 106: p. 24-33.

445.Yu, Y.S. and H. Zheng, Chronic hydrogen-rich saline treatment reduces oxidative stress and attenuates left ventricular hypertrophy in spontaneous hypertensive rats. Mol Cell Biochem, 2012. 365(1-2): p. 233-42.

511.Xie, K.L., et al., Protective effects of hydrogen gas on murine polymicrobial sepsis via reducing oxidative stress and HMGB1 release. Shock, 2010. 34(1): p. 90-97.

16.Shi, Q.H., et al., Hydrogen Therapy Reduces Oxidative Stress-associated Risks Following Acute and Chronic Exposure to High-altitude Environment. Biomed Environ Sci, 2015. 28(3): p. 239-41.

274.Koyama K, T.Y., Saihara Y, Ando D, Goto Y, Katayama A, Effect of hydrogen saturated alkaline electrolyzed water on urinary oxidative stress markers after an acute exercise: A randomized controlled trial. Anti-aging Med, 2008. 4: p. 117-122.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG NEUROLOGI

53.Kashiwagi, T., et al., Suppression of Oxidative Stress-Induced Apoptosis of Neuronal Cells by Electrolyzed-Reduced Water. Animal Cell Technology Meets Genomics, 2005. 2: p. 257-260.

54.Kashiwagi, T., et al., Electrochemically reduced water protects neural cells from oxidative damage. Oxid Med Cell Longev, 2014. 2014: p. 869121.

72.Sato, Y., et al., Hydrogen-rich pure water prevents superoxide formation in brain slices of vitamin C-depleted SMP30/GNL knockout mice. Biochem Biophys Res Commun, 2008. 375(3): p. 346-350.

78.Ueda, Y., A. Nakajima, and T. Oikawa, Hydrogen-Related Enhancement of In Vivo Antioxidant Ability in the Brain of Rats Fed Coral Calcium Hydride. Neurochemical Research, 2010. 35(10): p. 1510-1515.

40.Feng, Y., et al., Hydrogen-rich saline prevents early neurovascular dysfunction resulting from inhibition of oxidative stress in STZ-diabetic rats. Curr Eye Res, 2013. 38(3): p. 396-404.

60.Liu, L., et al., Inhalation of hydrogen gas attenuates brain injury in mice with cecal ligation and puncture via inhibiting neuroinflammation, oxidative stress and neuronal apoptosis. Brain Res, 2014. 1589: p. 78-92.

52.Ji, X., et al., Protective effects of hydrogen-rich saline in a rat model of traumatic brain injury via reducing oxidative stress. Journal of Surgical Research, 2012. 178(1): p. e9-16.

86.Zhan, Y., et al., Hydrogen gas ameliorates oxidative stress in early brain injury after subarachnoid hemorrhage in rats. Critical Care Medicine, 2012. 40(4): p. 1291-6.

59.Liu, F.T., et al., Molecular Hydrogen Suppresses Reactive Astrogliosis Related to Oxidative Injury during Spinal Cord Injury in Rats. CNS Neurosci Ther, 2014.

316.Liu, Y., et al., Hydrogen saline offers neuroprotection by reducing oxidative stress in a focal cerebral ischemia-reperfusion rat model. Medical Gas Research, 2011. 1(1): p. 15.

90.Zhuang, Z., et al., Hydrogen-rich saline alleviates early brain injury via reducing oxidative stress and brain edema following experimental subarachnoid hemorrhage in rabbits. BMC Neurosci, 2012. 13: p. 47.

79.Wang, C., et al., Hydrogen-rich saline reduces oxidative stress and inflammation by inhibit of JNK and NF-kappaB activation in a rat model of amyloid-beta-induced Alzheimer’s disease. Neuroscience Letters, 2011. 491(2): p. 127-32.

88.Zhou, J., et al., Hydrogen-rich saline reverses oxidative stress, cognitive impairment, and mortality in rats submitted to sepsis by cecal ligation and puncture. Journal of Surgical Research, 2012. 178(1): p. 390-400.

450.Chen, Q., et al., Hydrogen-rich saline attenuated neuropathic pain by reducing oxidative stress. Can J Neurol Sci, 2013. 40(6): p. 857-63.

188.Ghanizadeh, A., Hydrogen as a novel hypothesized emerging treatment for oxidative stress in autism. European Review for Medical and Pharmacological Sciences, 2012. 16(9): p. 1313-4.

315.Li, J., et al., Protective effects of hydrogen-rich saline in a rat model of permanent focal cerebral ischemia via reducing oxidative stress and inflammatory cytokines. Brain Research, 2012. 1486: p. 103-11.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG THT & MATA

130.Yokota, T., et al., Protective effect of molecular hydrogen against oxidative stress caused by peroxynitrite derived from nitric oxide in rat retina. Clin Experiment Ophthalmol, 2015

28.Kubota, M., et al., Hydrogen and N-acetyl-L-cysteine rescue oxidative stress-induced angiogenesis in a mouse corneal alkali-burn model. Investigative Ophthalmology and Visual Science, 2011. 52(1): p. 427-33.

118.Kikkawa, Y.S., et al., Hydrogen protects auditory hair cells from free radicals. Neuroreport, 2009. 20(7): p. 689-94.

119.Kurioka, T., et al., Inhaled hydrogen gas therapy for prevention of noise-induced hearing loss through reducing reactive oxygen species. Neurosci Res, 2014.

124.Qu, J., et al., Inhalation of hydrogen gas attenuates cisplatin-induced ototoxicity via reducing
oxidative stress. Int J Pediatr Otorhinolaryngol, 2012. 76(1): p. 111-5.

126.Taura, A., et al., Hydrogen protects vestibular hair cells from free radicals. Acta Oto-Laryngologica, 2010. 130: p. 95-100.

Semoga bermanfaat.
Andi Pratama Dharma

Sumber:ANTIOKSIDANx DENGAN KELEBIHAN KHUSUS

195.Hong, Y., S. Chen, and J.M. Zhang, Hydrogen as a selective antioxidant: a review of clinical and experimental studies. Journal of International Medical Research, 2010. 38(6): p. 1893-903.

10.Ohta, S., Molecular hydrogen as a novel antioxidant: overview of the advantages of hydrogen for medical applications. Methods Enzymol, 2015. 555: p. 289-317.

202.Liu, S., X. Sun, and H. Tao, Hydrogen from a biologically inert gas to a unique antioxidant. Second Military Medical University

209.Ohta, S., [Hydrogen gas and hydrogen water act as a therapeutic and preventive antioxidant with a novel concept]. Nihon Ronen Igakkai Zasshi, 2008. 45(4): p. 355-62.

4.Hanaoka, K., et al., The mechanism of the enhanced antioxidant effects against superoxide anion radicals of reduced water produced by electrolysis. Biophysical Chemistry, 2004. 107(1): p. 71-82.

ANTIOKSIDAN PADA DIABETES & SINDROMA METABOLIK

427.Li, Y., et al., Protective mechanism of reduced water against alloxan-induced pancreatic beta-cell damage: Scavenging effect against reactive oxygen species. Cytotechnology, 2002. 40(1-3): p. 139-49.

428.Li, Y.-P., Teruya, K., Katakura, Y., Kabayama, S., Otsubo, K.,Morisawa, S., et al, Effect of reduced water on the apoptotic cell death triggered by oxidative stress in pancreatic b HIT-T15 cell. Animal cell technology meets genomics, 2005: p. 121-124.

441.Wang, Q.J., et al., Therapeutic effects of hydrogen saturated saline on rat diabetic model and insulin resistant model via reduction of oxidative stress. Chin Med J (Engl), 2012. 125(9): p. 1633-7.

319.Luo, Z.L., et al., Hydrogen-Rich Saline Protects against Ischemia/Reperfusion Injury in Grafts after Pancreas Transplantations by Reducing Oxidative Stress in Rats. Mediators Inflamm, 2015. 2015: p. 281985.

280.Nakao, A., et al., Effectiveness of Hydrogen Rich Water on Antioxidant Status of Subjects with Potential Metabolic Syndrome-An Open Label Pilot Study. Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, 2010. 46(2): p. 140-149.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG PULMONOLOGI, RHEUMATOLOGI, DAN PENYAKIT LAIN

227.Shen, Y., et al., Hydrogen gas: a novel antioxidant for chronic obstructive pulmonary disease. Journal of Medical Colleges of PLA, 2011. 26(2): p. 94-97.

391. Qiu, X.C., et al., [Effect of hydrogen-rich saline on blood pressure and antioxidant ability of lung tissue in scalded rats following delayed resuscitation]. Zhonghua Shao Shang Za Zhi, 2010. 26(6): p. 435-8.

31.Sun, Y., et al., Treatment of hydrogen molecule abates oxidative stress and alleviates bone loss induced by modeled microgravity in rats. Osteoporos Int, 2013. 24(3): p. 969-78.

450.Chen, Q., et al., Hydrogen-rich saline attenuated neuropathic pain by reducing oxidative stress. Can J Neurol Sci, 2013. 40(6): p. 857-63.

211.Ohta, S., Molecular hydrogen is a novel antioxidant to efficiently reduce oxidative stress with potential for the improvement of mitochondrial diseases. Biochimica et Biophysica Acta, 2012. 1820(5): p. 586-94.

381. Li, S., et al., Long-term treatment of hydrogen-rich saline abates testicular oxidative stress induced by nicotine in mice. J Assist Reprod Genet, 2014. 31(1): p. 109-14.

517.Chuai, Y., et al., Hydrogen-rich saline attenuates radiation-induced male germ cell loss in mice through reducing hydroxyl radicals. Biochemical Journal, 2012. 442(1): p. 49-56.

523.Kato, S., et al., Hydrogen-rich electrolyzed warm water represses wrinkle formation against UVA ray together with type-I collagen production and oxidative-stress diminishment in fibroblasts and cell-injury prevention in keratinocytes. J Photochem Photobiol B, 2012. 106: p. 24-33.

445.Yu, Y.S. and H. Zheng, Chronic hydrogen-rich saline treatment reduces oxidative stress and attenuates left ventricular hypertrophy in spontaneous hypertensive rats. Mol Cell Biochem, 2012. 365(1-2): p. 233-42.

511.Xie, K.L., et al., Protective effects of hydrogen gas on murine polymicrobial sepsis via reducing oxidative stress and HMGB1 release. Shock, 2010. 34(1): p. 90-97.

16.Shi, Q.H., et al., Hydrogen Therapy Reduces Oxidative Stress-associated Risks Following Acute and Chronic Exposure to High-altitude Environment. Biomed Environ Sci, 2015. 28(3): p. 239-41.

274.Koyama K, T.Y., Saihara Y, Ando D, Goto Y, Katayama A, Effect of hydrogen saturated alkaline electrolyzed water on urinary oxidative stress markers after an acute exercise: A randomized controlled trial. Anti-aging Med, 2008. 4: p. 117-122.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG NEUROLOGI

53.Kashiwagi, T., et al., Suppression of Oxidative Stress-Induced Apoptosis of Neuronal Cells by Electrolyzed-Reduced Water. Animal Cell Technology Meets Genomics, 2005. 2: p. 257-260.

54.Kashiwagi, T., et al., Electrochemically reduced water protects neural cells from oxidative damage. Oxid Med Cell Longev, 2014. 2014: p. 869121.

72.Sato, Y., et al., Hydrogen-rich pure water prevents superoxide formation in brain slices of vitamin C-depleted SMP30/GNL knockout mice. Biochem Biophys Res Commun, 2008. 375(3): p. 346-350.

78.Ueda, Y., A. Nakajima, and T. Oikawa, Hydrogen-Related Enhancement of In Vivo Antioxidant Ability in the Brain of Rats Fed Coral Calcium Hydride. Neurochemical Research, 2010. 35(10): p. 1510-1515.

40.Feng, Y., et al., Hydrogen-rich saline prevents early neurovascular dysfunction resulting from inhibition of oxidative stress in STZ-diabetic rats. Curr Eye Res, 2013. 38(3): p. 396-404.

60.Liu, L., et al., Inhalation of hydrogen gas attenuates brain injury in mice with cecal ligation and puncture via inhibiting neuroinflammation, oxidative stress and neuronal apoptosis. Brain Res, 2014. 1589: p. 78-92.

52.Ji, X., et al., Protective effects of hydrogen-rich saline in a rat model of traumatic brain injury via reducing oxidative stress. Journal of Surgical Research, 2012. 178(1): p. e9-16.

86.Zhan, Y., et al., Hydrogen gas ameliorates oxidative stress in early brain injury after subarachnoid hemorrhage in rats. Critical Care Medicine, 2012. 40(4): p. 1291-6.

59.Liu, F.T., et al., Molecular Hydrogen Suppresses Reactive Astrogliosis Related to Oxidative Injury during Spinal Cord Injury in Rats. CNS Neurosci Ther, 2014.

316.Liu, Y., et al., Hydrogen saline offers neuroprotection by reducing oxidative stress in a focal cerebral ischemia-reperfusion rat model. Medical Gas Research, 2011. 1(1): p. 15.

90.Zhuang, Z., et al., Hydrogen-rich saline alleviates early brain injury via reducing oxidative stress and brain edema following experimental subarachnoid hemorrhage in rabbits. BMC Neurosci, 2012. 13: p. 47.

79.Wang, C., et al., Hydrogen-rich saline reduces oxidative stress and inflammation by inhibit of JNK and NF-kappaB activation in a rat model of amyloid-beta-induced Alzheimer’s disease. Neuroscience Letters, 2011. 491(2): p. 127-32.

88.Zhou, J., et al., Hydrogen-rich saline reverses oxidative stress, cognitive impairment, and mortality in rats submitted to sepsis by cecal ligation and puncture. Journal of Surgical Research, 2012. 178(1): p. 390-400.

450.Chen, Q., et al., Hydrogen-rich saline attenuated neuropathic pain by reducing oxidative stress. Can J Neurol Sci, 2013. 40(6): p. 857-63.

188.Ghanizadeh, A., Hydrogen as a novel hypothesized emerging treatment for oxidative stress in autism. European Review for Medical and Pharmacological Sciences, 2012. 16(9): p. 1313-4.

315.Li, J., et al., Protective effects of hydrogen-rich saline in a rat model of permanent focal cerebral ischemia via reducing oxidative stress and inflammatory cytokines. Brain Research, 2012. 1486: p. 103-11.

ANTIOKSIDAN PADA BIDANG THT & MATA

130.Yokota, T., et al., Protective effect of molecular hydrogen against oxidative stress caused by peroxynitrite derived from nitric oxide in rat retina. Clin Experiment Ophthalmol, 2015

28.Kubota, M., et al., Hydrogen and N-acetyl-L-cysteine rescue oxidative stress-induced angiogenesis in a mouse corneal alkali-burn model. Investigative Ophthalmology and Visual Science, 2011. 52(1): p. 427-33.

118.Kikkawa, Y.S., et al., Hydrogen protects auditory hair cells from free radicals. Neuroreport, 2009. 20(7): p. 689-94.

119.Kurioka, T., et al., Inhaled hydrogen gas therapy for prevention of noise-induced hearing loss through reducing reactive oxygen species. Neurosci Res, 2014.

124.Qu, J., et al., Inhalation of hydrogen gas attenuates cisplatin-induced ototoxicity via reducing
oxidative stress. Int J Pediatr Otorhinolaryngol, 2012. 76(1): p. 111-5.

126.Taura, A., et al., Hydrogen protects vestibular hair cells from free radicals. Acta Oto-Laryngologica, 2010. 130: p. 95-100.

Semoga bermanfaat.
Andi Pratama Dharma

Sumber:

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO