SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

PENDAHULUAN

Penyakit rematik merupakan salah satu dari penyakit tertua yang dikenal umat manusia. Istilah ini melingkupi berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis berulang yang melibatkan sendi-sendi dan/atau jaringan ikat sekitar sendi. Istilah rematik tidak bersifat spesifik, namun meliputi setidaknya 200 kondisi penyakit yang berbeda.

Klasifikasi penyakit ini sering sulit akibat penyebabnya yang beragam dan presentasi klinisnya yang bervariasi. Penyakit osteoarthritis (OA, pengapuran sendi), rheumatoid arthrtis (RA), dan pengeroposan tulang (osteoporosis), merupakan beberapa penyakit rematik utama yang sering dijumpai. Namun beberapa penyakit rematik sering luput dari perhatian, karena sulit didiagnosis, seperti beberapa penyakit pada otot dan jaringan ikat.

Beban ekonomi dan sosial penyakit rematik sangatlah besar. Pengaruhnya pada level individu maupun tatanan sosial terjadi akibat penurunan kualitas hidup, kehilangan produktivitas, dan peningkatan biaya pemeliharaan kesehatan. Tanpa pengelolaan yang adekuat, dampaknya cenderung semakin besar seiring pertambahan usia populasi.

REMATIK, NYERI, & RADANG

Ketiganya berhubungan erat satu sama lain, kadang digunakan sebagai istilah yang saling melengkapi atau menggantikan satu sama lain. Rematik menjadi masalah karena menimbulkan nyeri. Nyeri timbul karena proses radang di daerah sendi. Proses radang menghasilkan berbagai senyawa kimiawi dikirim ke sistem saraf pusat dan menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan. Beberapa nyeri kadang di luar proporsi, berlebihan, dan timbul hanya dengan sentuhan yang ringan saja, seperti nyeri yang dikenal sebagai nyeri neuropatik.

REMATIK, PAKAR KESEHATAN, & AIR ALKALI

Tentang penyakit rematik ini, seorang ilmuwan kelahiran Korea asal Amerika, Sang Whang pernah mengatakan:

“Berbagai penyakit dan radang sendi terjadi akibat akumulasi asam di daerah sendi. Berat badan yang berlebihan menambah beban dan mempercepat kerusakan sendi, namun akumulasi asam lah yang merusak tulang rawan sendi dan menyebabkan gangguan sendi. Di dunia kedokteran modern saat ini, tidak ada terapi yang efektif untuk penyakit degeneratif seperti ini, selain obat-obatan anti nyeri. Semakin cepat kita menyadari bahwa penyakit ini adalah akibat dari terlalu banyak asam di dalam tubuh, semakin cepat kita bisa mencari solusi bagi permasalahan ini.”

Anda boleh setuju atau tidak dengan Sang Whang, namun pendapatnya diiyakan banyak ahli kesehatan, salah satunya penulis best seller buku-buku kesehatan di Amerika, Dr. Don Colbert, yang telah menjual lebih dari 40 buku hingga jutaan kopi. Colbert mengatakan:

“Tidak terhitung jumlahnya pasien saya yang menderita nyeri kronis akibat penyakit pengapuran sendi (osteoarthritis), dan mendapat berbagai obat-obatan. Banyak sekali dari mereka yang bebas dari nyeri dalam beberapa bulan setelah meningkatkan pH urine (air kencing) mereka ke nilai 7.0 sampai 7.5 dengan mengkonsumsi air alkali dan makanan alkali dalam jumlah yang cukup. Akhirnya, banyak dari mereka yang tidak lagi menggunakan obat-obatan.”

BENARKAH AIR ALKALI BERMANFAAT PADA PENYAKIT REMATIK?

Potensi air alkali dalam penyakit rematik, baik untuk pencegahan maupun pengobatan, dibahas dalam banyak sekali penelitian yang dipublikasikan di berbagai jurnal kedokteran internasional. Beberapa di antaranya akan diuraikan di sini.

(Karena dihasilkan melalui proses elektrolisis, air alkali dikenal sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW), dan disebut juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW) karena mengandung banyak ion hidrogen yang memiliki fungsi sebagai antioksidan, anti radang, anti alergi, dan anti-apoptosis).

PENELITIAN KE-1

Molecular hydrogen protects chondrocytes from oxidative stress and indirectly alters gene expressions through reducing peroxynitrite derived from nitric oxide. Medical Gas Research, 2011. Hanaoka T, et al.

Molekul hidrogen melindungi kondrosit (sel tulang rawan) dari stres oksidatif dan secara tidak langsung mempengaruhi ekspresi gen dengan menurunkan peroksinitrit dari nitric-oxide.
– Molekul hidrogen berfungsi sebagai pelindung yang ekstensif terhadap stres oksidatif, peradangan, dan reaksi alergi di berbagai model binatang percobaan dan uji klinis. KESIMPULAN: Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu fungsi molekul hidrogen adalah efek sitoproteksi (melindungi sel). Lebih jauh lagi, strategi farmakologis baru ini bisa menjadi metode yang ampuh untuk penggunaan molekul hidrogen pada pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit sendi.

AIR ALKALI PADA RHEUMATOID ARTHRITIS

Rheumatoid arthritis (RA) atau artritis reumatoid adalah peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian. Seiring waktu, penyakit ini bisa menghancurkan jaringan persendian dan bentuk tulang. RA adalah salah satu penyakit rematik yang paling berat dan paling sering menyebabkan kecacatan.

Dua penelitian tahun 2012 dan 2014 di bawah ini membuktikan manfaat dari air alkali yang mengandung molekul hidrogen pada penyakit RA.

PENELITIAN KE-2

Consumption of water containing a high concentration of molecular hydrogen reduces oxidative stress and disease activity in patients with rheumatoid arthritis: an open-label pilot study. Ishibashi, T., et al.Medical Gas Research, 2012.

Konsumsi Air yang Kaya akan Molekul Hidrogen Mengurangi Stres Oksidatif dan Aktivitas Penyakit pada Pasien dengan Arthritis Reumatoid (RA): Sebuah Studi Pilot Open-Label.
– Adanya molekul hidrogen di dalam air dapat melengkapi terapi konvensional dengan mengurangi stress oksidatif pada penyakit RA. Hasil pada 20 pasien yang minum air kaya hidrogen setiap hari selama 4 minggu menunjukkan bahwa 5 pasien dengan RA dini (kurang dari 12 bulan) berhasil mencapai remisi, dimana 4 diantaranya bebas gejala di akhir dari studi ini. Gejala-gejala dari RA secara bermakna membaik dengan pemberian cairan kaya hidrogen.

PENELITIAN KE-3

Therapeutic efficacy of infused molecular hydrogen in saline on rheumatoid arthritis: A randomized, double-blind, placebo-controlled pilot study. Int Immunopharmacol, 2014. Ishibashi, T., et al.

Efektivitas Infus Molekul Hidrogen pada Arthritis Reumatoid (RA): Sebuah Studi Pilot Acak Tersamar Ganda.
– Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendemonstrasikan keamanan dan efektivitas dari infus molekul hidrogen dalam garam fisiologis pada penyakit RA pada 24 pasien. Skor aktivitas penyakit pada 28 sendi (DAS28) diukur saat awal, segera setelah pemberian infus hidrogen, dan setelah 4 minggu kemudian. Efek terapi dari molekul hidrogen diestimasi dengan mengukur serum penanda untuk RA, yang setelah 4 minggu menurun kadarnya secara signifikan pada kelompok yang mendapat infus hidrogen, dan meningkat pada grup yang mendapat plasebo. Disimpulkan bahwa molekul hidrogen aman dan efektif menurunkan aktivitas penyakit pada RA.

AIR ALKALI PADA OSTEOARTHRITIS (PENGAPURAN SENDI)

Osteoartritis (OA) adalah salah satu jenis penyakit rematik yang paling sering dijumpai, merupakan penyakit sendi degeneratif yang mempengaruhi tulang rawan persendian. Mayoritas penderita OA memiliki keterbatasan dalam gerakannya, hingga tidak mampu melakukan aktifitas harian mereka. OA merupakan salah satu dari sepuluh penyakit paling sering dialami di dunia yang mengakibatkan disabilitas atau kecacatan.

Penelitian di African Journal of Pharmacy ini mengungkap potensi air alkali yang kaya hidrogen dalam menghambat progresivitas dari penyakit yang sangat sering dijumpai di usia lanjut ini.

PENELITIAN KE-4

Can hydrogen retard the progression of osteoarthritis? African Journal of Pharmacy and Pharmacology, 2012. Li D, et al.

Dapatkah Molekul Hidrogen Menghambat Progresivitas dari Osteoarthritis?
– Terdapat hubungan langsung antara radikal bebas dengan progresivitas dari OA. Hidrogen dianggap sebagai antioksidan yang selektif, yang dapat menetralisir radikal bebas. Berbagai literatur yang dipublikasikan sebelum bulan Juli 2011 di database PubMed, menunjukkan bahwa molekul hidrogren dapat digunakan sebagai terapi baru dalam menghambat progresivitas dari OA, seperti pernah diteliti di berbagai model binatang percobaan maupun uji klinis. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti lebih dalam tentang hal ini.

AIR ALKALI PADA OSTEOPOROSIS (PENGEROPOSAN TULANG)

Osteoporosis adalah kondisi dimana kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan mudah mengalami fraktur atau patah tulang.

Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, atau setelah pasien mengalami jatuh ringan. Di Indonesia, berdasarkan penelitian tahun 2006, sekitar 23 persen wanita berusia 50-80 tahun dan 53 persen wanita berusia 70-80 tahun mengidap osteoporosis. Risiko wanita mengidap osteoporosis empat kali lebih besar dibandingkan dengan risiko pada pria.

Osteopenia mengacu pada kepadatan mineral tulang yang lebih rendah dibandingkan normal tetapi tidak cukup rendah untuk diklasifikasikan sebagai osteoporosis. Penderita osteopneia berisiko lebih besar untuk menderita osteoporosis.

Beberapa penelitian di bawah ini menunjukkan manfaat dari air alkali dalam pencegahan maupun pengelolaan osteopenia dan osteoporosis.

PENELITIAN KE-5:

Hydrogen water consumption prevents osteopenia in ovariectomized rats. Br J Pharmacol, 2013. Guo JD, et al.

Konsumsi Air Hidrogen Mencegah Osteopenia pada Tikus yang Diovariektomi (Osteoporosis)
– Bukti-bukti menunjukkan pentingnya peran stres oksidatif (radikal bebas) pada progresivitas dari osteoporosis (pengeroposan tulang). Molekul hidrogen terbukti memiliki aktivitas antioksidan terapeutik yang kuat, dan efeknya pada tikus yang mengalami osteoporosis dievaluasi pada penelitian ini. KESIMPULAN: Air alkali mampu mencegah penurunan masa tulang, kandungan dan kepadatan mineral tulang, memelihara kekuatan mekanis termasuk beban-kekakuan-energi-struktur tulang paha dan tulang belakang (vertebra). Konsumsi air hidrogen juga menurunkan stres oksidatif dan sitokin inflamasi pada tulang paha, meningkatkan aktivitas dan kadar antioksidan yang bersirkulasi pada tikus percobaan. Konsumsi air hidrogen mencegah osteopenia pada tikus percobaan mungkin melalui penghambatan stres oksidatif (radikal bebas).

PENELITIAN KE-6:

Treatment with hydrogen molecules prevents RANKL-induced osteoclast differentiation associated with inhibition of ROS formation and inactivation of MAPK, AKT and NF-kappa B pathways in murine RAW264.7 cells. J Bone Miner Metab. 2014. Li DZ et al

Terapi dengan Molekul Hidrogen Menghambat Aktivitas Osteoklast (Penghancuran Tulang) pada Binatang Percobaan.
– Efek perlindungan tulang dari molekul hidrogen (H2) telah ditunjukkan pada beberapa model osteoporosis, walaupun mekanismenya masih belum jelas. Aktivitas osteoklast (penghancuran tulang) merupakan faktor penting dalam proses penyakit yang berhubungan dengan hilangnya masa tulang. KESIMPULAN: Terapi dengan molekul hidrogen menghambat aktivitas osteoklast (penghancuran tulang) dengan cara menurunkan pembentukan radikal bebas (intraseluler maupun intra-mitokondria) dan melalui beberapa jalur metabolisme spesifik tertentu.

PENELITIAN KE-7:

Treatment of hydrogen molecule abates oxidative stress and alleviates bone loss induced by modeled microgravity in rats. Osteoporos Int, 2013. Sun Y, et al.

Terapi dengan Molekul Hidrogen Mengurangi Stres Oksidatif dan Mengurangi Kehilangan Tulang yang Diinduksi Gravitasi yang Rendah pada Tikus Percobaan.
– Gas hidrogen memberikan efek antioksidan dengan secara selektif mengurangi senyawa oksigen reaktif. HASIL & KESIMPULAN: Terapi dengan molekul hidrogen menghambat menurunnya kepadatan mineral tulang, dan beban-kekakuan-energi di tulang paha dan tulang vertebra lumbal. Terapi ini terbukti dapat mengurangi kehilangan tulang akibat gravitasi yang rendah pada tikus percobaan, dengan cara menetralisir stres oksidatif, memulihkan diferensiasi osteoblast (sel tulang), dan menekan aktivitas sel osteoklast (sel penghancur tulang) dan aktivitas penghancuran tulang. Molekul hidrogen karenanya dapat dikembangkan sebagai nutrisi pelengkap pada penerbangan luar angkasa, yang penelitiannya pada manusia harus terus dipelajari.

AIR ALKALI PADA BERBAGAI PENYAKIT & KERUSAKAN OTOT

Rematik tidak hanya melulu menyerang sendi. Beberapa penyakit rematik juga menyerang otot dan jaringan sekitar sendi. Miopati adalah penyakit di mana serat-serat otot tidak dapat berfungsi secara normal, sehingga terjadi kelemahan, keram, kaku, dan spasme di otot-otot seluruh tubuh.

Ternyata air alkali juga memiliki mampu memperbaiki kondisi gangguan otot serta mengurangi proses peradangan pada berbagai penyakit pada otot, seperti dibuktikan dalam dua penelitian di bawah ini.

PENELITIAN KE-8:

Open-label trial and randomized, double-blind, placebo-controlled, crossover trial of hydrogen-enriched water for mitochondrial and inflammatory myopathies. Medical Gas Research, 2011. 1(1): p. 24. 271. Ito, M., et al

Uji Klinis Terbuka, Crossover, Kontrol plasebo, Acak Tersamar Ganda Penggunaan Air Kaya Hidrogen untuk Miopati Mitokondrial dan Inflamatori.
– Molekul hidrogen memiliki efek yang bermakna pada lebih dari 30 model binatang percobaan, terutama pada penyakit akibat stres oksidatif dan penyakit inflamasi. Selain itu, manfaat molekul hidrogen pada manusia pernah dilaporkan pada penyakit diabetes tipe 2, hemodialisis, sindroma metabolik, radioterapi untuk kanker hati, dan infark batang otak. Kami melakukan uji klinis terbuka minum air kaya hidrogen 1 liter per hari selama 12 minggu pada 5 pasien dengan progressive muscular dystrophy (PMD), 4 pasien dengan polymyositis/dermatomyositis (PM/DM), dan 5 pasien dengan mitochondrial myopathies (MM). KESIMPULAN: Air kaya hidrogen memperbaiki disfungsi mitokondria pada MM dan memperbaiki proses peradangan pada PM/DM.

PENELITIAN KE-9:

Hydrogen-rich saline attenuates ischemia-reperfusion injury in skeletal muscle. J Surg Res, 2015. Huang, T., et al.

Air Kaya Hidrogen Mengurangi Kerusakan pada Otot Skelet akibat Iskemia Reperfusi.
– Penelitian bertujuan meneliti potensi manfaat efek air kaya hidrogen pada kerusakan otot akibat kekurangan oksigen (iskemia). KESIMPULAN: Air kaya hidrogen nampaknya efektif mengurangi kerusakan otot akibat iskemia melalui efek antioksidan, antiapoptosis, dan efek anti autofagi.

AIR ALKALI PADA NYERI NEUROPATIK

Selain berperan mengurangi nyeri pada penyakit rematik, air alkali juga bermanfaat dalam pengelolaan nyeri neuropatik.

Nyeri neuropatik adalah penyakit yang ditandai dengan rasa nyeri atau rasa sakit yang yang berhubungan dengan sinyal sinyal saraf. Ditandai dengan kepekaan nyeri yang tidak normal dan karakter nyeri khas seperti panas terbakar, disengat listrik, mati rasa (baal), dan nyeri seperti ditusuk benda tajam. Kualitas nyeri bervariasi dari ringan hingga nyeri hebat yang sering tidak tertahankan.

Empat penelitian di bawah ini berhasil membuktikan manfaat air alkali yang mengandung molekul hidrogen dan antioksidan yang tinggi terhadap nyeri neuropatik.

PENELITIAN KE-10:

H Treatment Attenuated Pain Behavior and Cytokine Release Through the HO-1/CO Pathway in a Rat Model of Neuropathic Pain. Inflammation, 2015. Chen, Y et al.

Terapi Hidrogen Mengurangi Perilaku Nyeri dan Pengeluaran Sitokin melalui Jalur HO-1/CO pada Tikus Percobaan dengan Nyeri Neuropatik.
– Nyeri neuropatik ditandai dengan nyeri yang terus menerus, allodinia taktil (nyeri pada perabaan), dan hiperalgesia (respon nyeri yang berlebihan). Molekul hidrogen memiliki efek anti-inflamasi / anti radang, anti-apoptosis (anti kematian sel) dan anti-oksidan. KESIMPULAN: Kami menemukan bahwa molekul hidrogen jelas mampu menghambat hiperalgesia dan allodinia pada nyeri neuropatik dan mengurangi produksi sitokin pro inflamasi.

PENELITIAN KE-11:

Hydrogen-rich saline attenuated neuropathic pain by reducing oxidative stress. Can J Neurol Sci, 2013. Chen, Q et al.

Cairan Kaya Hidrogen Mengurangi Nyeri Neuropatik dengan Mengurangi Stres Oksidatif
– Spesies oksigen reaktif (ROS, radikal bebas) sering dihubungkan dengan nyeri persisten seperti nyeri neuropatik dan nyeri akibat peradangan. Gas hidrogen dapat mengurangi ROS dan me mengurangi kerusakan jaringan akibat kekurangan oksigen di otak, jantung, dan hati. KESIMPULAN: Pemberian cairan kaya hidrogen terbukti secara bermakna meningkatkan ambang nyeri neuropatik dibandingkan binatang percobaan yang mendapat cairan biasa. Air kaya hidrogen dengan cara menurunkan stres oksidatif mungkin berperan dalam berkurangnya ambang dari nyeri neuropatik.

PENELITIAN KE-12:

Intrathecal Infusion of Hydrogen-Rich Normal Saline Attenuates Neuropathic Pain via Inhibition of Activation of Spinal Astrocytes and Microglia in Rats. PLoS One, 2014. Ge Y, et al.

Infus Intratekal dari Cairan Kaya Hidrogen Mengurangi Nyeri Neuropatik melalui Penghambatan Aktivitasi dari Sel-Sel Astrosti dan Mirkroglia Tulang Belakang pada Binatang Percobaan.
– Radikal bebas (oksigan dan nitrogen reaktif spesies) merupakan molekul kunci yang memperantarai nyeri neuropati. Meskipun hidrogen jelas memiliki efek antioksidan, manfaatnya pada nyeri kronis belum pernah diteliti secara khusus. KESIMPULAN: Pemberian injeksi intratekal dari cairan kaya hidrogen menghasilkan efek analgetik (anti-nyeri pada tikus percobaan dengan nyeri neuropatik.

PENELITIAN KE-13:

Molecular hydrogen attenuates neuropathic pain in mice. PLoS One, 2014. Kawaguchi M, et al.

Molekul Hidrogen Mengurangi Nyeri Neuropatik pada Tikus Percobaan
– Nyeri neuropatik sering tidak tertahankan, dan karenanya pengembangan strategi terapi yang baru diperlukan segera. Banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa produksi yang berlebihan dari stres oksidatif (radikal bebas) merupakan kunci penting dalam patogenesis dari nyeri neuropatik. Namun, pemberian injeksi antioksidan melalui suntikan perut atau tulang belakang sulit diterapkan dalam jangka panjang. Pada penelitian ini kami menunjukkan metode terapi baru untuk nyeri neuropatik: minum air yang mengandung molekul hidrogen sebagai antioksidan. KESIMPULAN: Pemberian air kaya hidrogen mungkin bermanfaat untuk mengurangi nyeri neuropatik pada praktek sehari-hari.

AIR ALKALI PADA PERADANGAN SECARA UMUM

Rematik menimbulkan nyeri melalui proses peradangan di sendi-sendi yang terserang penyakit. Banyak penelitian yang mengungkap manfaat air alkali langsung dalam berbagai proses peradangan di berbagai organ tubuh.

Dua diantaranya dirangkum di bawah ini

PENELITIAN KE-14:

Anti-inflammation effects of hydrogen saline in LPS activated macrophages and carrageenan induced paw oedema. Xu Z, et al. J Inflamm (Lond). 2012.

Efek Anti-Inflamasi Cairan Hidrogen pada Makrofag dan Radang Kaki Binatang Percobaan.
– Stress oksidatif memegang peranan penting dalam proses peradangan (inflamasi), dan molekul hidrogen mempunyai efek menetralisir radikal bebas. Penelitian pada makrofag (sel radang) dan kaki tikus percobaan yang mengalami edema (bengkak) menunjukkan bahwa semua parameter inflamasi mulai ukuran kaki, infiltrasi netrofil (sel darah putih), dan kadar berbagai mediator inflamasi bisa diperbaiki dengan pemberian cairan hidrogen. Kesimpulan: Cairan kaya hidrogen menunjukkan efek proteksi terhadap inflamasi (peradangan) dan dapat menjadi pendekatan terapi baru pada berbagai penyakit inflamasi.

PENELITIAN KE-15:

Molecular hydrogen regulates the expression of miR-9, miR-21 and miR-199 in LPS-activated retinal microglia cells. Int J Ophthalmol, 2013. Liu, GD et al.

Molekul Hidrogen Berperan dalam Ekspresi Genetik dan Aktivitas Seluler dan pada Sel Mikroglia Retina.
– Penelitian ini bertujuan untuk meneliti potensi mekanisme molekul hidrogen dalam pengaturan ekspresi genetik dan aktivitas pembentukan sinyal sel-sel retinal. KESIMPULAN: Molekul hidrogen memiliki efek anti-inflamasi (anti radang), dan memiliki mekanisme proteksi terhadap kerusakan akibat proses peradangan.

PENUTUP

Konsumsi air alkali secara rutin dan teratur, sesuai berbagai penelitian di atas, terbukti dapat menjadi salah satu modallitas pelengkap dalam pengelolaan berbagai penyakit rematik, berbagai jenis nyeri, serta mengurangi proses radang di berbagai jaringan tubuh.

Keamanan air alkali yang luas tanpa ada laporan efek samping yang berbahaya sejak tahun 1966 hingga sekarang, membuat penggunaannya sebagai terapi pendukung berbagai penyakit yang berhubungan dengan nyeri dan radang menjadi hal yang seharusnya mudah diterima oleh semua kalangan.

Dokter kepresidenan Amerika Serikat, seorang internist-kardiologis terkemuka, Dr. Gerald Bresnahan mengatakan, “Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

Semoga bermanfaat.

Sumber:

AIR ALKALI PADA PENYAKIT REMATIK, RADANG, & NYERIOleh:Andi Pratama DharmaDokter Spesialis Penyakit Dalam Divisi…

Dikirim oleh Andi Pratama Dharma pada 3 November 2017

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO