SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

Beberapa waktu yang lalu, adik kelas saya di FK Unpad, bertanya via Whatsapp soal dasar ilmiah diet ketogenik, yaitu diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang sedang populer belakangan ini. Jawabannya, dengan sedikit perbaikan, saya share di sini yah. Semoga bermanfaat.

JAWAB:

Saya sudah pelajari sedikit tentang diet ketogenik. Di Google hasilnya bervariasi. Jurnalnya banyak sekali di PubMed, lebih dari 1700 penelitian di ratusan jurnal ilmiah. Itu pun masih pro dan kontra.

(PubMed merupakan sumber utama kepustakaan di bidang kedokteran, berisi lebih dari 27 juta penelitian ilmiah di seluruh jurnal kedokteran dari dulu hingga sekarang, yang diperbaharui secara berkala).

Ini sebagian dari literaturnya. Silakan dipelajari sebelum mulai memutuskan menjalani diet ketogenik.

YANG BERIMBANG
http://www.healthline.com/…/keto-diet-is-gaining-popularity…

https://www.google.co.id/…/…/health/Ketosis-Controversy.aspx

YANG PRO:
Penjelasan ilmiah mengapa diet ini bisa efektif
http://blog.insidetracker.com/ketogenicdiet#

Aman dan efektif untuk jangka panjang
(Long-term effects of a ketogenic diet in obese patients
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2716748/)

Baik untuk kesehatan kulit:
The Promising Potential Role of Ketones in Inflammatory Dermatologic Disease: A New Frontier in Treatment Research. J Dermatolog Treat. 2017 Jan 3:1-16.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/28043175/)

Bermanfaat untuk pasien epilepsi:
Review and update of the Hong Kong Epilepsy Guideline on status epilepticus. Hong Kong Med J. 2017 Jan 6.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/articles/28057897/)

YANG KONTRA:
Bersumber dari pemahaman tentang karbohidrat yang salah
http://www.precisionnutrition.com/low-carb-diets

Para expert tidak merekomendasikan
http://www.today.com/…/ketogenic-diet-not-recommended-weigh…

Efek samping gangguan tiroid
(Changes of thyroid hormonal status in patients receiving ketogenic diet due to intractable epilepsy.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28076316)

Mengganggu fungsi jantung
(A low-carbohydrate high-fat diet decreases lean mass and impairs cardiac function in pair-fed female C57BL/6J mice.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27891164)

PENDAPAT PROFESIONAL SAYA

Anggaplah bila memang diet ketogenik, yang masih menuai kontroversi ini ternyata aman dan efektif. Bila tujuan melaksanakan diet ketogenik ini misalnya untuk menurunkan berat badan, atau menurunkan tekanan darah tinggi, atau untuk memperbaiki berbagai parameter laboratorium (seperti gula darah, kolesterol, asam urat, dll misalnya), untuk jangka pendek, misalnya 1-2 bulan, atau bahkan 1-2 tahun, cara ini mungkin efektif.

Tapi untuk menjadi suatu program kesehatan yang akan dilaksanakan dalam waktu yang lama (bahkan mungkin seumur hidup), selain harus dipikirkan keamanannya, harus dipertimbangkan juga masalah kepatuhan (compliance) dan efektivitasnya jangka panjangnya.

Biasanya semua program diet dan olahraga yang khusus ini sulit dipertahankan dalam jangka waktu yang lama pada sebagian besar populasi.

Semua literatur di bawah ini membuktikan betapa rendahnya tingkat kepatuhan pasien penyakit apapun dalam hal menjalankan program diet, olahraga, dan minum obat teratur dalam jangka panjang. Kepatuhan minum obat pada penyakit kronis rata-rata mencapai tidak lebih dari 50%, sementara kepatuhan pada perubahan gaya hidup (diet dan olahraga) sangat rendah, rata-rata hanya 20-30% pasien saja yang bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Silakan dipelajari di link berikut ini:

1. Long-term compliance with salt restriction in Japanese hypertensive patients. Ohta Y, et al. Hypertens Res. 2005 Dec;28(12):953-7.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16671333)

2. Adherence to Therapies in Patients with Type 2 Diabetes. Luis-Emilio García-Pérez, et al. Diabetes Ther. 2013 Dec; 4(2): 175–194.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3889324/)

3. Long-term compliance with a lipid-lowering diet. Kushner RF. Nutr Rev. 1993 Jan;51(1):16-8.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8446303)

4. Adherence to lipid-lowering treatment: the patient perspective. Manuela Casula, et al. Patient Prefer Adherence. 2012; 6: 805–814.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23152673)

5. Why don’t patients do their exercises? Understanding non-compliance with physiotherapy in patients with osteoarthritis of the knee. R Campbella et al. Journal of Epidemiology & Community Health
(http://jech.bmj.com/content/55/2/132)

6. Factors affecting therapeutic compliance: A review from the patient’s perspective. Jing Jin, et al. Ther Clin Risk Manag. 2008 Feb; 4(1): 269–286.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2503662/)

Saya pernah menulis tentang hal ini dalam artikel ilmiah populer di bawah ini:

Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1790172414567534

Karena itu, bila tujuannya untuk menurunkan berat badan dan memperbaiki berbagai parameter kesehatan, yang tujuan akhirnya untuk mencegah berbagai penyakit berat di kemudian hari, cara yang paling mudah menurut saya cukup dengan minum air alkali setiap hari, secara teratur seumur hidup, sambil terus mempertahankan pola hidup yang sehat (diet seimbang dan olahraga teratur).

Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1791755641075878

Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1802879823296793

Karena itulah, Ray Kurzwell, Chief Enginer Google, peraih penghargaan tertinggi di bidang teknologi dari tiga presiden Amerika Serikat, mengatakan, “Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan CARA PALING SEDERHANA yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

PERKEMBANGAN TERBARU

Pada saat saya pertama kali menulis tentang perbandingan antara air alkali dengan diet ketogenik, belum dipublikasikan penelitian mengenai efek samping dari diet ini, baik pada binatang percobaan atau pada manusia.

Bulan Maret 2017 yang lalu, ternyata sebuah penelitian di Jurnal Nutrients memaparkan bahwa efek dari diet ini sayangnya berkurang manfaatnya seiring berjalannya waktu. Dan yang lebih penting lagi, ternyata diet ketofastosis dalam waktu yang lama dihubungkan dengan berbagai efek samping yang berbahaya bagi kesehatan, terutama peningkatan insidensi perlemakan hati dan resistensi insulin.

Artikel lengkapnya bisa dipelajari di link berikut ini:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5452247/

YOU OWE YOUR FAMILY

Bila Anda memiliki waktu untuk menelaah berbagai kepustakaan tentang pro dan kontra diet ketogenik untuk kesehatan PRIBADI Anda, mengapa Anda tidak menyempatkan sedikit waktu untuk mempelajari tentang air alkali untuk kesehatan Anda dan SELURUH keluarga besar Anda.

Sejarah & Manfaat Air Alkali
https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1793268440924598

Setidaknya bacalah hingga tuntas, ambillah kesimpulan, ya atau tidak, baik atau buruk, ilmiah atau sekedar hoax. Dan buatlah keputusan, keputusan penting yang menyangkut setidaknya 70% dari tubuh Anda dan keluarga. Change your water, change your life. Or what the heck, I’ll stick to my old mineral water.

Whatever the choice is, you owe your family at least that.

Sumber:

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO