SATU MESIN SEJUTA MANFAAT

Dapatkan kesehatan menyeluruh dengan air kangen. Ganti air minum anda dengan air kangen sekarang juga!

Miliki Segera

Salah satu fasilitas yang diberikan bagi para seluruh alumnus Workshop Air Alkali, mulai gelombang ke-1 hingga gelombang terakhir, adalah bisa bergabung di grup Whatsapp/Telegram Khusus Alumnus Workshop.

Di grup ini, diskusi mengenai air alkali dan manfaatnya pada berbagai penyakit maupun pencegahan penyakit berlangsung setiap hari, aktif dari pagi hingga malam hari, didasarkan terutama pada literatur ilmiah dan pendapat para ahli kesehatan, kadang diselingi testimoni dan pengalaman sehari-hari.

Berikut pertanyaan yang diajukan pagi ini, oleh salah seorang alumnus workshop gelombang ke-3 dari kota Yogyakarta:

“DOK ANDI, APAKAH UNTUK ORANG YANG HABIS OPERASI BATU GINJAL BISA KONSUMSI KANGEN WATER (AIR ALKALI)? KALO BISA BERAPA YANG DIANJURKAN UNTUK DIMINUM SETIAP HARINYA?”

Jawabannya saya share di sini yah, semoga bermanfaat.

JAWAB:

Orang yang baru menjalani operasi batu ginjal, pertanyaannya bukan boleh atau tidak untuk minum air alkali, malah SEHARUSNYA hanya konsumsi air alkali mulai sejak setelah dioperasi hingga seterusnya, seumur hidupnya.

Fakta-fakta penting tentang penyakit batu ginjal:

1. Pasien dengan batu ginjal dikatakan memiliki bakat STONE FORMER, artinya dari hasil metabolisme tubuh sehari-harinya cenderung membentuk batu ginjal secara terus menerus seumur hidup.

Pubmed: Approach to the Adult Kidney Stone Former
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3361075/

2. Demikian juga SELURUH keluarga pasien dengan batu ginjal harus diskrining untuk mengetahui ada tidaknya batu di kedua ginjal dan saluran kemihnya, karena SEBAGIAN BESAR pasien dengan batu ginjal tidak memiliki keluhan. Hanya minoritas saja pasien batu ginjal yang memiliki keluhan nyeri pinggang atau nyeri BAK.

Pubmed: Family history and risk of kidney stones
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9335385

3. Walaupun batunya sudah dioperasi atau dikeluarkan, bakat membentuk batu itu tidak bisa hilang dan akan terus dimiliki pasien seumur hidup. Karena itu, program pencegahan batu ginjal harus dilakukan SEUMUR HIDUP.

“Following an initial presentation with renal colic, recurrent nephrolithiasis is quite common, with recurrence rates of 35%, 52% and 75% after 5, 10 and 20 years from the first stone episode, respectively. THUS, RECURRENCE IS THE RULE RATHER THAN THE EXCEPTION.”
(Pubmed: Approach to the Adult Kidney Stone Former

4. Menurut Association of American Family Physician (AAFP) di situsnya AFP tahun 2011, ada 3 cara mencegah lebih dari hampir 90% jenis batu ginjal:

a. Makan sayur dan buah-buahan setiap hari (berarti SEUMUR HIDUP);
b. Minum obat-obat yang mengandung sitrat (berarti SEUMUR HIDUP); ATAU
c. Minum air mineral alkali (berarti SEUMUR HIDUP)

Treatment and Prevention of Kidney Stones: An Update
https://www.aafp.org/afp/2011/1201/p1234.html

“For prevention of calcium oxalate, cystine, and uric acid stones, urine should be alkalinized by eating a diet high in fruits and vegetables, taking supplemental or prescription citrate, OR drinking alkaline mineral waters.”

Catatan: AAFP sendiri adalah salah satu organisasi kedokteran tertua dan terbesar di Amerika, berdiri tahun 1947 dan beranggotakan lebih dari 129 ribu dokter spesialis kedokteran keluarga.
https://en.wikipedia.org/…/American_Academy_of_Family_Physi…

Karena digunakan kata OR (ATAU), silakan pilih salah satu cara untuk mencegah terjadinya batu ginjal di kemudian hari.

Cara ke-1, makan sayur dan buah setiap hari bisa dilakukan, tapi kepatuhannya rendah untuk jangka panjang, dan saat ini sulit mencari sayur dan buah-buahan yang bebas pestisida.

Cara ke-2 bisa dilakukan, tapi kepatuhannya rendah dan tidak begitu nyaman bagi pasien untuk minum obat seumur hidup hanya untuk mencegah terjadinya batu ginjal.

Karenanya, cara yang paling mudah, murah, efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah untuk mencegah batu ginjal, baik pada yang sudah dioperasi maupun seluruh keluarganya yang berisiko tinggi menderita batu ginjal, adalah minum air alkali terionisasi secara teratur seumur hidup.

Manfaat tambahan:

Air alkali terbukti bisa menurunkan gula darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol total-kolesterol LDL-trigliserida, meningkatkan HDL, menurunkan berat badan, memperbaiki fungsi liver, menurunkan asam urat, dan menurunkan indeks arteriosklerosis. Air alkali juga mengandung molekul hidrogen dan antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas, yang dianggap memiliki peran pada hampir semua jenis penyakit. Air alkali juga lebih mudah diserap dibandingkan air biasa sehingga lebih mudah menghidrasi tubuh, meningkatkan vitalitas, produktivitas, dan metabolisme energi. Dan yang paling penting, air alkali terbukti aman dikonsumsi secara teratur selama 50 tahun, oleh semua kalangan, di segala usia, dan segala kondisi penyakit, dan bisa diproduksi secara mandiri di rumah untuk seluruh keluarga besar.

Mengenai jumlah cairan yang dianjurkan untuk orang dewasa biasanya sekitar 2-3 liter per hari, tergantung berat badannya. Tapi kalo fungsi ginjal masih baik, dan tidak ada kelainan jantung, jumlah air yang diminum tidak perlu dibatasi, lebih banyak juga lebih baik. Malah bila minumnya bisa lebih banyak, misalnya 3-4 liter per hari, baik sekali untuk kecantikan dan kesehatan kulit, sekaligus membantu menurunkan berat badan.

“Orang-orang Jepang telah mengkonsumsi dan meneliti cairan ini lebih dari 40 tahun, dan membuktikan bahwa air alkali dapat memulihkan hampir semua penyakit dan kelainan yang bisa Anda bayangkan. Selama 6 tahun saya menggunakannya, saya juga menemukan hal yang sama. Cairan alkali sangat lembut, lebih segar, menghidrasi, memberi energi, mudah diserap, dan mengandung antioksidan yang kuat. Bukankan cairan seperti ini yang seharusnya Anda minum?”
Dr. David S. Dyer, pengarang buku Cell Food

Semoga bermanfaat

Sumber:

  1. Sejarah & Manfaat Air Alkali
  2. Sejarah & Manfaat Mesin Air Alkali Terionisasi (Situ Kok Suka Maksa Sih)
  3. Air Alkali: Penelitian Ilmiah & Testimoni Positif Dari Para Dokter
  4. Manfaat Memiliki Mesin Air Alkali Sendiri (Setidaknya, Bersyukurlah)
  5. Edukasi Air Alkali yang Penuh Rasa Hormat
  6. Air Alkali & Keluhan Akibat Asam Urat, Tekanan Darah, dan Kolesterol yang Tinggi
  7. Air Alkali: Panduan Minum & Mengelola Efek Samping
  8. Air Alkali & Stroke
  9. Air Alkali dan Penelitian di Bidang Neurologi dan Psikiatri
  10. Air Alkali pada Penyakit Rematik
  11. Air Alkali pada Penyakit Infeksi & Manfaatnya dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
  12. Air Alkali untuk Olahragawan hingga Atlet Profesional
  13. Air Alkali: Pilar Kelima Diabetes
  14. Air Alkali & Insulin (Situ Kok Suka Maksa Sih Bagian ke-2)
  15. Air Alkali pada Pasien Diabetes: Sebuah Laporan Kasus
  16. Air Alkali/Asam Kuat pada Luka Diabetes dan Penyakit Kulit yang Berat (Laporan Kasus)
  17. Air Alkali pada Asam Urat & Paradigma Edukasi Air Alkali
  18. Air Alkali & Hipertensi
  19. Air Alkali pada Gangguan Ginjal
  20. Air Alkali & Batu Ginjal
  21. Air Alkali, Kanker, & Pencegahannya
  22. Air Alkali pada Penyakit Maag & GERD
  23. Air Alkali pada Asma & PPOK
  24. Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi (Pengobatan & Pencegahan)
  25. Penelitian Air Alkali pada Penyakit Autoimun & Alergi
  26. Air Alkali untuk Anak Berkebutuhan Khusus
  27. Air Alkali: Efek Anti Aging & Kesehatan Kulit
  28. Air Alkali untuk Mencegah & Mengatasi Obesitas
  29. Air Alkali & Hambatan Utama dalam Preventive Medicine
  30. Air Alkali & Pencegahan Penyakit Berat
  31. Khasiat Air Alkali cuma Bohong Belaka?
  32. Air Alkali & Penyakit Akibat Radikal Bebas
  33. Air Alkali & Bahaya Pestisida
  34. Air Alkali & Diet Ketofastosis
  35. Air Alkali & Surat untuk para Dokter
  36. Air Reverse Osmosis menurut WHO